Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Buruh Positif Covid-19 di Pabrik Permen dan Cokelat Kabupaten Tangerang Jadi 24 Orang

Dwi Nugroho selaku HRD dari PT Pusan Manis Mulia mengungkapkan, pihkanya telah menerapkan protokol Covid-19 di lingkungan perusahaan

Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CURUG - Berdasarkan hasil tracing dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, jumlah buruh di sebuah pabrik permen dan cokelat di Kecamatan Curug yang positif Covid-19 semakin banyak.

Sebelumnya diberitakan, ada 12 buruh PT Pusan Manis Mulia, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ternyata dari hasil tracing dan penelusuran Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, ada 48 orang reaktif dan 24 diantaranya positif terpapar Virus Corona dari 1.200 karyawan yang bekerja di sana.

"Saya meminta bantuan dari Puskesmas Curug maupun Puskesmas Binong, dan Camat Curug, juga Kepala Desa Kadu untuk menindaklanjuti hasil temuan ini, karena hasil ini di luar dikhawatirkan masih banyak yang belum terdeteksi sehingga harus lebih waspada," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hery Heryanto saat berkunjung ke lokasi, Senin (14/9/2020).

Ia melanjutkan, hasil di atas merupakan hasil dari swab test yang dilaksanakan pada 3 September 2020 setelah ada dua orang pertama yang dinyatakan positif Covid-19.

"Kedatangan tim Satgas Kabupaten Tangerang untuk mengkomunikasikan dan memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil perusahaan sudah sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan," ucap Hery.

Komplotan Perampok Bercelurit di Bekasi Sudah Beraksi Berulang Kali

PT LIB Tunda Pelaksanaan Medical Workshop Tim Liga 1 dan Liga 2

Pemerintah Kota Tangerang Wacanakan Larangan Isolasi Mandiri Untuk Pasien OTG

Dikesempatan yang sama, Dwi Nugroho selaku HRD dari PT Pusan Manis Mulia mengungkapkan, pihkanya telah menerapkan protokol Covid-19 di lingkungan perusahaan.

Seperti menyediakan hand sanitizer, setiap karyawan yang masuk dicek suhu menggunakqn thermo gun, dan imbauan untuk selalu menggunakan masker.

"Kami dari perusahaan telah menerapkan protokol Covid-19 sesuai dengan apa yang dianjurkan, akan tetapi ke depan sesuai arahan dan rekomendasi tim Satgas Covid-19 agar penerapan protokol Covid-19 di perusahaan kami lebih diperketat akan kami jalankan," kata Dwi.

Menurutnya, perusahaan telah melakukan upaya penelusuran dan pencarian kontak langsung di lingkungan perusahaan terhadap karyawan yang positif Covid-19.

Jajarannya juga telah melakukan rapid test terhadap 48 pekerjanya.

"Kemarin pada saat kita menemukan ada yang positif Covid-19 dan kita telah melakukan langkah penutupan dari tanggal 5 sampai dengan tanggal 13 September dan baru hari ini (14 September) kita mulai beroperasi kembali," tutur Dwi.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved