Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Jakarta PSBB Ketat, Penumpang KRL Dibatasi 74 Orang per Gerbong

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat mulai hari ini atau Senin (14/9/2020).

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Suasana di dalam kereta rel listrik (KRL) keberangkatan stasiun Tanah Abang menuju Depok, Senin (8/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat mulai hari ini atau Senin (14/9/2020).

Menanggapi hal tersebut, VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, mengatakan pihaknya masih membatasi jumlah penumpang.

Maksimal 74 orang per gerbong kereta rel listrik (KRL).

"Sesuai aturan yang berlaku agar kapasitas pengguna hanya 50 persen, kami juga membatasi tiap kereta hanya dapat diisi 74 orang," kata Anne, saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2020).

"Jumlah 74 orang ini adalah sekira 45 persen dari kapasitas kereta," lanjutnya.

PT KCI juga mengimbau para penumpang patuh menjaga jarak, memakai masker, dan selalu mencuci tangan pada fasilitas keran air yang tersedia di tiap stasiun KRL.

"Pembatasan ini dijaga melalui penyekatan di sejumlah zona antrean yang ada di stasiun," jelas Anne.

"Seluruh stasiun KRL yang berjumlah 80, kini telah dilengkapi wastafel tambahan untuk memudahkan pengguna mencuci tangan sebelum dan setelah naik KRL," lanjutnya.

Di stasiun dan KRL, kata Anne, pun tersedia tanda jaga jarak sebagai pedoman posisi penumpang duduk maupun berdiri.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved