Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Jakarta Terapkan PSBB Ketat, Wali Kota Bekasi: Kita Tetap Adaptasi Saja

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan kemungkinan besar tidak akan menerapkan PSBB ketat seperti DKI Jakarta.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di kediamannya, Minggu, (13/9/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan kemungkinan besar tidak akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat seperti DKI Jakarta.

Meski begitu, Kota Bekasi saat ini belum mengeluarkan kebijakan secara resmi dalam menyikapi PSBB di DKI Jakarta yang mulai berlaku hari ini, Senin (14/9/2020).

Rahmat mengatakan pihaknya akan menggelar rapat dengan pimpinan daerah seperti Kapolres, Dandim hingga Ketua DPRD pada hari ini.

"Kita baru mau rapat apa yang harus kita putuskan, tentunya kita tidak ada PSBB lagi, Kita ambil adaptasi saja, hanya diperkuat pada penguatan pelayanan," kata Rahmat, Minggu (13/9/2020).

Menurut dia, pihaknya harus menyiapkan segala aspek penunjang kebijakan tersebut jika PSBB diberlakukan.

Contohnya, menyiapkan cek poin pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik perbatasan kota.

"Kita sudah berubah dari PSBB ke adaptasi tatanan hidup baru. Saat adaptasi ada yang kita buka, ekonomi, lapangan kerja, nah kalau kembali ke PSBB kita harus menyiapkan 32 cek poin," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Pepen ini memastikan, hari ini rapat kordinasi dengan unsur pimpinan daerah akan segera mengeluarkan hasil terkait sikap Kota Bekasi.

"Apa yang harus kita lakukan, rasanya kalau untuk kembali ke PSBB rasanya kecil lah, tapi memperketat proses-proses di alur yang tadi, di RW, terus transmisi orang," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved