Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Pemkot Tangerang Selatan Imbangi PSBB Total Jakarta dengan Perkuat Gugus Tugas RT RW di Perbatasan

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyadari, terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta yang beririsan langsung dengan wilayahnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di rumah dinasnya di bilangan Perumahan Green Cove BSD, Cilenggang, Serpong, Senin (14/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah penyangga DKI Jakarta, ikut merumuskan kebijakan demi mengimbangi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua yang diberlakukan di Ibu Kota Indonesia itu.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersikeras tetap menerapakan PSBB ketat di wilayahnya mulai hari ini, Senin (14/9/2020).

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyadari, terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta yang beririsan langsung dengan wilayahnya.

Pihaknya menerapkan penguatan kembali gugus tugas di tingkat Kelurahan, RW dan RT, utamanya di wilayah perbatasan yang beririsan dengan kabupaten dan kota lain.

"Kami mengimbangi penerapan PSBB total katanya ya di Jakarta. Antara lain kita memperketat perbatasan, gugus tugas perbatasan dengan DKI Jakarta, Depok dan Kabupaten Tangerang yang angkanya cukup lumayan. Gugus tugas kelurahan, gugus tugas RW, gugus tugas RT," ujar Benyamin di rumah dinasnya di bilangan Perumahan Green Cove BSD, Cilenggang, Serpong, Senin (14/9/2020).

Gugus tugas tingkat Kelurahan sampai RT itu akan memantau mobilitas warga keluar masuk wilayah.

Selain itu, gugus tugas akan lebih ketat memantau kondisi warga, terlebih yang aktivitasnya tidak terlihat atau berbeda dari biasanya.

"Jadi patroli, siskamling ditingkatkan. Siang hari giliran anak-anak muda, pada beberapa gugus tugas ada pembagian, siang hari giliran anak muda untuk berkeliling, untuk malam hari anak muda didampingi orang tua. Di situ gabungannya antara lain karang taruna, ada Pramuka dan juga personel gugus tugas yang ada saat ini."

"Ya Alhamdulillah, mudah-mudahan ini bisa efektif memantau, karena apa lagi yang bisa kita lakukan untuk memantau membangun kesadaran masyarakat di daerah perbatasan," paparnya.

Selain pemantauan dan penindakan, Pemkot Tangsel juga akan memperbesar intensitas penindakan.

Hal itu merujuk adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 baru, yang tergolong imported case atau kasus warga Tangsel yang terpapar di luar Tangsel.

"Yang kedua, memang ada penambahan kasus konfirmasi positif di Tangsel kemarin bertambah empat, itu rata-rata imported case, hasil interaksi mobilitas keluar Tangsel. Ini yanh sekarang sedang kita cermati antara lain melalui operasi bersama, Satpol PP dan lainnya untuk penggunaan masker," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved