Breaking News:

Anggota Komisi V DPR Soroti Pembangunan Jalan Trans Papua

Anggota Komisi V DPR RI, Jimmy Demianus Ijie mempertanyakan pembangunan ruas jalan Trans Papua yang di beberapa tempat dikerjakan secara tidak serius.

Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR via Tribunnews.com
Jalan Trans Papua Barat 

TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota komisi V DPR RI, Jimmy Demianus Ijie mempertanyakan proses pembangunan ruas jalan Trans Papua yang di beberapa tempat dikerjakan secara tidak serius.

Jimmy mencontohkan pembangunan ruas jalan dari Sorong menembus Manokwari melewati Maybrat, yang medannya berliku-liku dan sangat panjang.

"Padahal ada ruas jalan lain yang lebih dekat dan relatif datar sehingga efisien, melalui pantai utara dari Sorong- Mega-Sadafir- Warmandi-Saukorem-Arfu sampai menyambung dengan trans nasional dari arah Manokwari," kata Jimmy dalam keterangan tertulis, Selasa (15/2020).

Ketidaseriusan itu, menurut Jimmy terjadi, karena di ruas nasional ini pengerjaan masih terbatas pembukaan jalan.

Ia menilai belum ada upaya peningkatan yang maksimal dan memadai, sehingga memungkinkan tercapainya fungsionalitas jalan itu.

Jimmy menambahkan bahwa hal Itu disebabkan organisasi pelaksananya tidak fokus, akibat beban tugas terlalu berat dan luas.

"Misalnya satuan kerja di balai bina marga wilayah kota Sorong yang wilayah kerjanya meliputi kota Sorong sampai perbatasan kabupaten Sorong maibrat, termasuk Sorong Selatan, bahkan sampai kabupaten tambrauw, itu kami lihat wilayah kerjanya terlalu luas. Sehingga sulit membagi waktu dan tenaga untuk mengontrol pembangunan jalan ini," katanya.

Oleh karena itu menurutnya diperlukan pemisahan tanggungjawab dalam satu satuan kerja (satker) yang menangani ruas itu. Untuk menunjang efektivitas dan efisiensi pembangunan jalan trans Papua.

"Khusunya dari Sorong menuju Manokwari, pihak bina marga perlu membentuk satu satker yang khusus menangani ruas itu,"katanya.

Politikus PDI Perjuangan ini juga menyoroti pembangunan jalan trans Papua yang kadangkala tidak tuntas.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved