Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Marak Klaster Perkantoran, Ratusan Pegawai Pemkot Tangsel Dites Covid-19

Ratusan pegawai pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), menjalani rapid test di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ratusan pegawai pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), menjalani rapid test di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Ratusan pegawai pemerintah kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), menjalani rapid test di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (15/9/2020).

Ratusan pegawai berseragam cokelat itu bergantian memasuki ruangan penuh tenaga medis berhazmat.

Antrean pun mengular bahkan sempat terjadi kerumunan lantaran jarak antar barisan tidak teratur.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, rapid test dan swab test tersebut dilakukan dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkup perkantoran.

Seperti diketahui, saat ini, Tangsel kembali memasuki zona merah, dan lonjakan kasusnya marak dari klaster perkantoran.

"Ini dalam rangka antisipasi kita karena Tangsel kembali masuk zona merah. Makanya kita lakukan rapid dan swab untuk pegawai pemerintah daerah di gedung ini," ujarnya.

Benyamin bahkan mengungkapkan, saat ini, sudah ada sejumlah pegawai Pemkot Tangsel yang terkonfirmasi Covid-19.

"Kalau ASN yang positif saya belum dapat laporannya tapi memang ada. Makanya sebelum menyebar lebih jauh kita antisipasi," ujarnya.

Kali ini, ratusan pegawai yang dites Covid-19 berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3KB), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

"Targetnya 600 peserta dari empat dinas, dari Dispora, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, dan Dinas Permukiman," ujarnya.

Setelah empat dinas itu, akan bergilir tes Covid-19 untuk pegawai dinas lainnya.

Jika ada pegawai yang reaktif saat rapid test, maka akan langsung swab test.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved