Breaking News:

Info Kesehatan

Patut Diperhatikan, Berikut Tips Merawat dan Mendampingi Orang dengan Demensia

Pentingnya kontribusi seluruh pihak dalam merawat ODD untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan caregivers.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Freepik
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) membagikan tips merawat dan mendampingi orang dengan demensia.

Demensia Alzheimer dapat diawali dengan gejala gangguan penurunan fungsi otak yang mempengaruhi emosi, daya ingat, dan pengambilan keputusan seseorang atau biasa disebut pikun.

Kondisi ini harus diwaspadai karena lambat laun dapat mempengaruhi kehidupan sosial seseorang, bahkan membawa dampak terhadap kepribadian mereka.

“Dengan mengenali gejala-gejala umum, kita dapat mendapatkan gambaran deteksi dini dan penanganan kasus demensia Alzheimer lebih awal, seperti memahami bagaimana secara tepat merawat orang dengan demensia (ODD), hingga meminta bantuan profesional atau paid caregivers,” ujar Trainer Dementia Care & Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Azam David Saifullah, BSN, MSc dalam keterangan tertulisnya pada TribunJakarta, Selasa (15/9).

Belajar Online Bawa Petaka, Terbongkar Orangtua Sempat Buat Video Ucapan Ultah Usai Membunuhnya

Kondisi pandemi COVID-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terjadi meningkatkan rasa kesepian, cemas, hingga depresi yang mempengaruhi suasana hati dan memperburuk kondisi kejiwaan ODD.

Trainer Dementia Care & Dosen UGM Sri Mulyani, BSN, MNg yang juga seorang koordinator wilayah ALZI chapter Yogyakarta menekankan pentingnya kontribusi seluruh pihak dalam merawat ODD untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan caregivers

“Tidak hanya memperhatikan asupan gizi yang seimbang, kita perlu menciptakan lingkungan dan suasana positif di sekitar ODD. Kunci dari merawat ODD adalah berkomunikasi secara verbal dan non verbal, serta melakukan kegiatan-kegiatan aktif dan positif. Tindakan tersebut akan membantu ODD jauh dari rasa kesepian, terabaikan, bahkan terkucilkan” jelas Sri.

Lebih lanjut Sri juga memberikan beberapa tips singkat dalam merawat ODD, di antara lain adalah:

Cerita Pedagang di TPU Pondok Ranggon Lihat Ambulans Jenazah Covid-19 Terus Berdatangan Pagi-Malam

  • Membangun komunikasi yang sesuai dengan keadaan ODD dengan memperhatikan bahasa verbal dan non verbal yang digunakan 

  • Menggunakan tanda-tanda visual untuk membantu komunikasi seperti penggunaan gambar, arahan, dan sebagainya

  • Memahami perilaku yang sulit pada ODD dan tidak melihatnya sebagai batasan untuk berkomunikasi

  • Tindakan saat terjadi perilaku yang menyulitkan akibat demensia

Untuk diketahui,  Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) memiliki misi untuk menyebarluaskan informasi seputar demensia kepada masyarakat Indonesia yang masih menganggap demensia atau pikun sebagai proses penuaan.

Sejak 2013, Alzheimer Indonesia telah melakukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kepedulian terhadap ODD melalui kegiatan seperti World Alzheimer’s Month, Caregivers Meeting, Counselling Sessions, Dementia Care Skill Training, Strengthening Responses on Dementia in Developing Countries (STRiDE) serta sejumlah kegiatan lainnya.

Pada bulan ini, ada lebih dari 25 acara webinar yang dapat diikuti masyarakat untuk mengetahui secara lanjut tentang demensia Alzheimer dan bagaimana pandemi mempengaruhi pengalaman Orang Dengan Demensia (ODD).

Selain di Jakarta, kegiatan webinar di bulan Alzheimer sedunia juga diselenggarakan di beberapa daerah di Indonesia seperti Bekasi, Medan, Semarang, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya, hingga mancanegara di Groningen (Belanda), Belfast (Inggris), Doha (Qatar) dan San Francisco (Amerika Serikat). (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved