Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dua Hari Pengetatan PSBB Diterapkan, Pemprov DKI Tutup 10 Perusahaan Terkait Covid-19

Pemprov DKI Jakarta terus memperketat pengawasan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kepala Disnakertrans DKI Jakarta, Andri Yansyah, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/9/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta terus memperketat pengawasan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sidak pun terus dilakukan jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan, khususnya di area perkantoran.

Selama masa transisi, area perkantoran menjadi pusat baru penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan sidak ke 130 perusahaan selama dua hari pertama pengetatan PSBB.

"Dua hari terakhir ini kami lakukan sidak di 130 perusahaan, hasilnya ada 10 perusahaan yang kami tutup," ucapnya, Rabu (16/9/2020).

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini merinci, enam perusahaan ditutup akibat ditemukan kasus Covid-19 dan empat sisanya disegel lantaran tak menerapkan protokol kesehatan secara menyeluruh.

"Ada 9 perusahaan ditutup pada 14 September dan satu perusahaan pada 15 September," ujarnya.

Meski tak menyebut nama perusahaan yang ditutup, anak Andri mengatakan, perusahaan yang ditutup itu mayoritas berada di kawasan Jakarta Barat.

Berikut rinciannya :

1. Perusahaan ditutup karena Covid-19
- Jakarta Barat : 3
- Jakarta Selatan : 2
- Jakarta Timur : 1

2. Perusahaan ditutup karena tak menerapan protokol pencegahan Covid-19
- Jakarta Barat : 2
- Jakarta Pusat : 2

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved