Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Gelar Operasi Yustisi, Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring di Kota Depok

Aparat gabungan dari Polres Metro Depok, Kodim 0508/Depok, Satpol PP, dan juga Dishub Kota Depok menggelar operasi yustisi yang berlangsung di 6 titik

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, dan Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel (Inf) Agus Isrok Mikroj, memberikan edukasi dan masker terhadap pelanggar protokol kesehatan yang terjaring operasi yustisi di Jalan Raya Parung-Ciputat, Sawangan, Rabu (16/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN – Aparat gabungan dari Polres Metro Depok, Kodim 0508/Depok, Satpol PP, dan juga Dinas Perhubungan Kota Depok menggelar operasi yustisi yang berlangsung serentak di beberapa titik.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, mengatakan, operasi ini digelar di enam titik Kota dan tujuh Kecamatan.

Hasil dari operasi tersebut, jelas Azis, mayoritas pelanggar tak mengenakan masker sehingga dikenakan sanksi berupa teguran, sosial, hingga denda.

“Hasil hari ini kita mendapatkan beberapa pelanggaran di antaranya 253 pelanggaran kita berikan teguran, kemudian 229 pelanggaran kita berikan hukuman sosial, dan 24 pelanggar lainnya kita berikan hukuman denda dengan total denda Rp 1,2 juta,” kata Azis bersama Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel (Inf) Agus Isrok Mikroj di Jalan Raya Parung-Ciputat, Sawangan, Kota Depok, Rabu (16/9/2020).

Selain banyaknya pelanggar yang tidak mengenakan masker, pelanggaran juga banyak terjadi di beberapa tempat usaha yang tidak memenuhi protokol kesehatan. Di antaranya adalah mengatur jarak antar pengunjung.

Alasan Masker Kendor, Pria 60 Tahun Kena Sanksi Sosial Menyapu di Taman Tugu Tani

Tak Pakai Masker, Sejumlah Pengguna Jalan Terjaring Operasi Yustisi di Danau Sunter

Razia Masker di Mampang, Pengendara Nyaris Baku Hantam dengan Petugas

Azis menegaskan, tujuan utama operasi ini adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Kita lakukan secara simultan penegakan hukum baik secara preemtif, preventif, represif juga dilakukan ini untuk memberikan kesadaran kepada warga masyarakat,” tuturnya.

Terakhir, Azis berujar bahwa operasi ini akan berlangsung selama dua pekan ke depan. Namun, jadwal tersebut dapat berubah tergantung tingkat kesadaran masyarakat Kota Depok dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Kalau operasi sebetulnya sampai masyarakat sadar tetapi sementara kita targetkan dua minggu, mudah-mudahan bisa mengurangi jumlah kasus Covid-19 secara signifikan ya,”pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved