Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Hingga H+2 Pengetatan PSBB, 21 Perusahaan dan 96 Rumah Makan di Jakarta Timur Ditutup Sementara

H+2 pengetatan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Jakarta, puluhan rumah makan dan perusahaan di Jakarta Timur ditutup sementara.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (16/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - H+2 pengetatan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Jakarta, puluhan rumah makan dan perusahaan di Jakarta Timur ditutup sementara.

Pengetatan PSBB dimulai pada awal pekan ini, Senin (14/9/2020).

Imbasnya, hanya 11 sektor usaha esensial yang masih diperbolehkan operasi dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Untuk memantau penerapan protokol kesehatan, operasi yustisi pencegahan Covid-19 dilaksanakan di beberapa wilayah.

Khusus di Jakarta Timur, Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian menuturkan sudah ada puluhan rumah makan dan perkantoran yang disegel sementara.

"Untuk penyegelan, hingga kemarin ada hampir 21 perusahaan, perkantoran dan tempat bekerja. Untuk tempat makan, warung makan ada 96 yang kita lakukan tutup sementara," katanya di Cakung, Rabu (16/9/2020).

Masih melayani makan di tempat menjadi alasan banyaknya rumah makan atau warung yang ditutup sementara.

"Untuk sementara ini sanksi yang kita berlakukan penutupan sementara. 3x24 jam untuk pelanggaran yang dilakukan, baik rumah makan dan sejenisnya termasuk perkantoran dan tempat bekerja," jelasnya.

Kendati begitu, dalam kurun waktu kurang dari 3 hari, para pemilik usaha maupun perusahaan yang melanggar dapat bersurat dan ditujukan kepada Satpol PP Jakarta Timur.

Sehingga, begitu protokol kesehatan yang dilanggar sudah diperbaiki bisa dicek kembali.

"Ya betul. Terutama yang non esensial. Jadi penutupan 3x24 jam paling lama. Kalo mereka bersedia dan memenuhi persyaratan untuk mengajukan ke kami, Satpol PP, skpd yg lain bisa dilakukan pembukaan lebih cepat, mana kala dia sudah memenuhi protokol kesehatan," tandas Budhy

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved