Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Sempat Menipis, Stok Peti Mati Covid-19 di Kota Depok Kini Tersedia

Kini tersedia 20 peti mati yang ada di gudang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ilustrasi peti mati untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Persediaan stok peti mati pasien Covid-19 di Kota Depok kini kembali normal, setelah sebelumnya sempat menipis.

Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Hasudungan, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com.

"Betul memang terakhir begitu, tapi langsung ditanggapi BNPB langsung pengadaan lagi dan saat ini sudah aman untuk melakukan pemakaman protap Covid-19," kata Hasudungan, Selasa Rabu (16/9/2020).

Lebih detail, Hasudungan mengatakan kini tersedia 20 peti mati yang ada di gudang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

"Sekarang masih 20 di gudang, nanti kalau kurang kami bisa minta lagi dan mereka sudah siap," ucapnya.

Hasudungan menuturkan, tidak ada pelonjakan permintaan stok peti mati.

Hal tersebut disebabkan, meski angka terkonfirmasi positif Covid-19 meroket, namun angka kematiannya masih stabil.

"Kalau pelonjakan kan cuma kasusnya, tapi angka kematiannya masih standar setiap hari satu sampai dua pemakaman, bahkan pernah juga tidak ada," tuturnya.

Sejak adanya pandemi Covid-19, Hasudungan berujar total sudah peti mati yang diberikan pihaknya.

"Total sudah 120 peti mati ya dari bulan April sampai sekarang," bebernya.

Gatal Tak Tertahankan? Ini Obat Tradisional Ampuh untuk Basmi Kutu Air, Cukup Pakai Bahan Dapur

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia Rabu Siang karena Covid-19

Kehabisan Uang Saat Liburan di Yogyakarta, Turis Nekat Gadaikan Motor Sewaan

Terakhir, Hasudungan berujar bahwa menipisnya stok peti mati untuk pasien Covid-19 beberapa hari lalu, disebabkan karena pihaknya belum menerima kiriman stok lagi.

"Karena kemarin memang belum terkirim lagi untuk stok petinya, sekarang sudah aman," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved