Breaking News:

Fenomena Balap Lari Liar

Wakil Wali Kota Tangsel Dorong KONI Bikin Lomba Wadahi Minat Joki Balap Lari Liar

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie sudah mendengar tentang fenomena balap lari liar di wilayahnya.

ISTIMEWA
Balap lari liar di Serpong, Tangsel, Kamis (10/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie sudah mendengar tentang fenomena balap lari liar di wilayahnya.

Diketahui, balap lari liar seperti parodi dari balap liar yang mengandalkan kekuatan mesin sepeda motor dan skill menggeber gas.

Hanya saja, balap lari liar mengandalkan kekuatan otot kaki.

Konsepnya hampir sama, adu cepat di jalan raya, dan digelar pada malam hari.

Laiknya balap liar, ada juga unsur taruhan uang dari peserta ataupun penonton.

Pebalap larinya pun menggunakan istilah yang sama dengan balap liar, yakni joki.

Benyamin mengaku sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menertibkan aksi balap lari liar.

"Kita sudah lansgung koordinasi dengan unsur Polres untuk diatur," ujar Benyamin di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat.

Orang nomor dua di Tangsel itu beranggapan, balap lari harus digelar di lintasan lari yang semestinya, bukan di jalan raya.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved