Breaking News:

Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Jutaan Benih Lobster Senilai Rp 1,2 Miliar

Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan jutaan benih lobster senilai miliaran rupiah

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan jutaan benih lobster senilai miliaran rupiah, Jumat (18/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan jutaan benih lobster senilai miliaran rupiah.

Diketahui, sebanyak 14 perusahaan eksportir benih lobster hampir menyelundupkan 1,2 juta benih lobster ke Vietnam.

Untungnya petugas Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, berhasil menggagalkan aksi itu dan menyelamatkan uang negara hampir Rp 1,2 miliar.

"Kejadiannya dua hari lalu, tepatnya Selasa malam, kami mendapatkan informasi dari asosiasi yang memang ada indikasi perbedaan jumlah lobster yang dilaporkan yang akan diekspor," ujar Finari Manan selaku Kepala KPU Bea dan Cukai, Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (18/9/2020).

Saat dicek, benih lobster yang akan diekspor itu sebenarnya sudah disiapkan untuk masuk ke dalam pesawat.

Benih Lobster Ilegal Miliaran Rupiah Dalam 300 Boks Ditahan di Bandara Soekarno-Hatta

VIDEO Penggagalan Penyelundupan 23 ribu Benih Lobster Senilai Rp 3 Miliar di Soekarno-Hatta

23 Ribu Benih Lobster Senilai Rp 3 Miliar Diselundupkan dalam Ransel Lewat Bandara Soekarno-Hatta

Lalu, berkat kerja sama dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta serta balai karantina, didapati ada dugaan kecurangan data dan jumlah benih lobster yang akan diekspor.

"Ada 20 dokumen pemberitahuan ekspor barang dari 14 perusahaan. Kita tegah, totalnya itu ada 315 koli dengan jumlah yang tertulis itu ada 1,5 juta ekor benih lobster," jelas Finari.

Lalu, oleh petugas dihitung ulang dengan cara tegah, pemeriksaan, pencacahan dan ternyata ada selisih jumlah ekor benih lobster yang mencapai 1,2 juta ekor benih lobster.

"Ternyata ada 2,7 juta lebih ekor benih lobster yang kita dapati. Sampai sekarang pun masih terus kita dalami dan pemeriksaan intensif," beber Finari.

Akhirnya, benih lobster yang harusnya diekspor ke Vietnam, langsung dibatalkan oleh Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara, benih lobster yang diamankan, masih mendapat perawatan Asosiasi Pengusaha Lobster Indonesia.

Dari penggagalan kasus ini, Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mampu mengamankan kerugian negara sampai Rp 1,2 miliar.

Sebab, nilai transaksi yang dilaporkan hanya Rp 20 miliar, sementara harusnya dengan jumlah 2,7 juta ekor lobster mencapai Rp 36 miliar.

"Sementara, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 1,2 miliar," tutup Finari.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved