Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Bulak Kapal Bekasi

Dalam rekaman video, pelajar yang berjumlah sekitar ratusan orang itu tampak mengenakan seragam dan menenteng senjata tajam.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Foto ilustrasi/Sejumlah pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2017). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Dua kelompok pelajar terlibat tawuran di Bulak Kapal dekat perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi, Kamis, (17/9/2020) malam.

Video aksi dua kelompok pelajar saling serang di Jalan Sultan Hasanuddin Bekasi viral di media sosial instagram.

Salah satu diunggah akun instagram @cetul22, dua kelompok pelajar tawuran di tengah jalan hingga menggangu lalu lintas di ruas jalan tersebut.

Dalam rekaman video, pelajar yang berjumlah sekitar ratusan orang itu tampak mengenakan seragam dan menenteng senjata tajam.

Abil (38), warga sekirar mengatakan, kejadian tawuran di Bulak Kapal berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB.

"Semalam kejadian, kelompok yang satu datang dari arah Bulak Kapal, kelompok yang satunya datang dari arah Tambun," kata Abil.

Dia menambahkan, saat kejadian dua kelompok pelajar yang berjumlah ratusan orang itu tidak diketaui berkumpul di mana.

Mereka secara tiba-tiba datang bergerombol pada waktu bersamaan dan saling serang menggunakan senjata tajam.

"Enggak tahu pokoknya mereka udah ramai aja, apa emang nongkrong dulu di mana ngumpul janjian atau gimana," terangnya.

Dia tidak begitu mengetahui secara pasti dua kelompok pelajar bersal dari sekolah mana, tetapi kemungkinan besar mereka berasal dari sekolah di wilayah Bekasi.

"Enggak tahu dari sekolah mana, tapi kalau dilihat kayanya anak-anak sekolahan Bekasi," terangnya.

Persija Jakarta Siap Hadapi Lanjutan Kompetisi Liga 1 2020

Kapasitas Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Kota Depok Hampir Penuh

Aksi tawuran yang terjadi di Bulak Kapal berlangsung cukup lama, mereka terlibat saring serang sekitar 30 menit.

"Ada sekitar 30 menit, lempar batu, kayu apa aja, baru lama-lama makin dekat main bacok-bacokan," terangnya.

Selama tawuran terjadi, tidak ada petugas kepolisian yang membubarkan massa, aksi tawuran usai setelah dua kubu sama-sama melarikan diri.

"Warga enggak berani buabrin jumlah udah banyak gitu, mereka bubar sendiri aja," tuturnya

Abil belum tahu persis apakah terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut, tetapi jika dilihat dalam rekaman video terdapat pelaku tawuran yang dikeroyok ketika terjatuh.

"Kalau korban saya enggak tahu, karena pas udah ramai gitu saya enggak berani lihat takut kena sasaran," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved