Antisipasi Virus Corona di DKI

Tak Hanya di Daratan, Operasi Yustisi di Kepulauan Seribu Sasar Kapal Nelayan di Lautan

aparat Polres Kepulauan Seribu juga mengawasi protokol kesehatan di perairan, terutama terhadap para nelayan yang sedang melaut.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Polres Kepulauan Seribu
Operasi Yustisi di wilayah hukum Polres Kepulauan Seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Polres Kepulauan Seribu turut menggelar Operasi Yustisi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 seiring berlakunya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Tak hanya menyasar warga di kepulauan, aparat Polres Kepulauan Seribu juga mengawasi protokol kesehatan di perairan, terutama terhadap para nelayan yang sedang melaut.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Edmond menjelaskan, Operasi Yustisi di Kepulauan Seribu sudah mulai digelar Senin (14/9/2020) lalu hingga dua pekan ke depan.

Dijelaskan Morry, person sudah dikerahkan untuk memantau apakah protokol kesehatan sudah benar-benar dijalankan warga di pulau permukiman serta nelayan di perairan.

Evaluasi hingga Jumat (18/9/2020) kemarin, ada peningkatan terkait teguran kepada warga yang masih belum sadar akan protokol kesehatan.

"Teguran itu bukan hanya warga pulau dan warga daratan pendatang termasuk juga pelabuhan tradisional menuju ke pulau. Kita juga melakukan teguran, imbauan, dan pembagian masker terhadap nelayan yang melaut," kata Morry di Kantor Perwakilan Polres Kepulauan Seribu, Sabtu (19/9/2020).

Terhadap para nelayan, pengawasan yang dilakukan berkaitan dengan pemakaian masker serta kepastian menjaga jarak.

Dijelaskan Morry, masih ditemukan kapal nelayan yang berisi lebih dari lima awak.

Selain itu, masih ditemukan pula kapal-kapal yang awaknya belum sadar untuk mengenakan masker.

"Kita akan melakukan teguran kepada mereka, tidak menyuruh mereka putar balik. Akan tetapi kita imbau betul terkait pencegahan Covid-19," ucap Morry.

"Apabila ada nelayan yang belum menggunakan masker, kita juga sudah membagikan masker kepada mereka," imbuh Morry.

Adapun untuk Operasi Yustisi di wilayah hukum Polres Kepulauan Seribu, sedikitnya ada 60 personel yang dikerahkan.

60 personel itu terdiri dari 30 anggota Polres Kepulauan Seribu serta 30 anggota Polair Polda Metro Jaya.

"Puluhan personel itu dipecah ke enam pulau. Kita juga bentuk dua tim khusus yang bertugas patroli rutin serta sambang pulau," tutup Morry.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved