Breaking News:

Utang ke Pemerintah Belum Dibayar, Bambang Trihatmodjo Dicekal ke Luar Negeri Akhirnya Gugat Menkeu

Putra almarhum Presiden ke-2 RI Soeharto, Bambang Trihatmodjo menggugat Menteri Keuangan Sri Mulyani ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Bambang Trihatmodjo mendatangi rumah duka Probosutedjo untuk melayat, di Jakarta, Senin (26/3/2018). Probosutedjo meninggal pada usia 87 tahun karena penyakit kanker tiroid yang ia idap sejak 20 tahun lalu. Rencananya jenazah Probosutedjo akan dimakamkan di Yogyakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

“Itu haknya Pak Bambang (menggugat)."

"Kalau ada pelunasan pembayaran maka pencegahan akan dicabut,” kata Staf khusus Menkeu Sri Mulyani, Yustinus Prastowo.

Tanggapan Kementerian Keuangan

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, pihaknya masih melakukan pembahasan soal gugatan yang dilayangkan oleh Bambang Trihatmodjo.

Salah seorang putra Presiden Kedua Soeharto ini menggugat Kemenkeu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Selasa (17/9/2020) lalu terkait pencekalan dirinya ke luar negeri (LN).

"Masih didiskusikan," Yustinus memastikan.

Menurut Yustinus, gugatan hukum merupakan kewajiban yang harus siap dihadapi Kemenkeu dalam persidangan nanti.

Adapun dalam perkara nomor 179/G/2020/PTUN.JKT, Menteri Keuangan RI dalam hal ini sebagai tergugat dan dalam gugatan tersebut meminta keputusan Menteri Keuangan untuk membatalkan pencekalan atas dirinya.

Sementara itu, pencekalan untuk bepergian ke luar negeri tersebut terkait dengan piutang negara pada SEA Games 1997.

Gubernur Anies: Tes Covid-19 di DKI untuk Pengobatan, Bukan Pertunjukan Pinggir Jalan

"Kalau gugatan kan hal biasa ya, ya harus dihadapi persidangan sesuai ketentuan," katanya.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved