Breaking News:

Pelaku Ancam Bunuh Bila Tak Layani Nafsu Bejat, Ini Cara Penjual Gorengan Kabur dan Lapor Polisi

Seorang ibu rumah tangga berinisial (HA) (40) diancam bakal dibunuh bila tidak melayani nafsu bejat pelaku AS alias Badak (48) di kebun sawit

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA,COM, PEKANBARU - Seorang ibu rumah tangga berinisial (HA) (40) diancam bakal dibunuh bila tidak melayani nafsu bejat pelaku berinisial AS alias Badak (48) di kebun sawit.

Badak juga sempat memukul HA saat merintih dan memberontak hingga mengakibatkan luka memar di wajah.

HA dibuat tidak berdaya sehingga terpaksa meladeni nafsu Badak.

Usai disetubuhi, penjual gorengan yang memiliki enam anak tersebut beralasan ingin ke warung lantaran merasa lapar. 

Setelah makan, Badak kembali mengajak HA untuk kembali berhubungan intim di sebuah rumah kosong.

Dalam perjalanan ke tempat tersebut, HA melarikan diri ke arah Pasir Pengaraian.

Ia mengadukan perbuatan Badak ke teman dan keluarganya. 

Paur Humas Polres Rohul Ipda Nurdianto menuturkan, korban sempat takut melaporkan ke polisi kejadian yang dialaminya.

"Atas saran teman dan keluarga, korban akhirnya mau membuat laporan ke Polsek Rambah Hilir," sebut Totok.

Dua jam setelah kejadian, sambung dia, Polsek Rambah Hilir menangkap AS alias Badak.

Halaman
1234
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved