Pilkada Kota Tangsel

Terkait Penundaan Pilkada Tangsel, Keponakan Prabowo: Utamakan Keselamatan Masyarakat

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memilih untuk mengikuti apa kebijakan pemerintah dan DPR, serta KPU

Istimewa
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. 

Ditanya Wacana Penundaan Pilkada, Keponakan Prabowo: Utamakan Keselamatan Masyarakat

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Wacana penundaan tahapan Pilkada serentak 2020, tengah ramai diperbincangkan dan mendapat masukkan dari berbagai pihak.

Bahkan, organisasi keagamaan, Nahdlatul Ulama (NU), juga turut mendukung penundaan pesta demokrasi itu.

Alasannya tidak lain adalah kondisi pandemi Covid-19 yang tengah memburuk, beberapa calon kepala daerah juga ikut terjangkit virus tersebut.

Ditanya tentang wacana tersebut, calon wakil wali kota yang akan berlaga pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, memilih untuk mengikuti apa kebijakan pemerintah dan DPR, serta KPU.

Namun, Wakil Ketua Umum Gerindra itu menggarisbawahi satu hal, yakni keselamatan masyarakat.

Jika Pilkada Tangsel Ditunda, Putri Wapres Siap demi Nyawa Manusia dan Demokrasi

Ogah Pilkada Tangsel Ditunda, Benyamin Davnie Usul: Pencoblosan Dibagi Jadi Dua Hari

Darurat Covid-19, NU Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda: Alihkan Anggaran untuk Bansos

"Kami menghormati keputusan dari pengambil kebijakan tertinggi: DPR dan Pemerintah Pusat karena setiap daerah pasti berbeda-beda. Hanya satu pesan: utamakan keselamatan masyarakat," ujar Saraswati kepada TribunJakarta.com, Minggu (20/9/2020).

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu menahan untuk mengutarakan usulan antara menunda atau melanjutkan.

Pasalnya, wilayah yang akan mengadakan kontestasi politik itu bukan hanya Tangsel, melainkan ada 269 daerah lainnya.

"Karena tidak adil bagi masyarakat jika setiap paslon punya pandangan masing-masing toh juga yang mengambil kebijakannya adalah penyelenggara dan pemerintah," ujarnya.

Seperti diketahui, Saraswati maju pada Pilkada Tangsel, mendampingi calon wali kota, Muhamad.

Muhamad-Saraswati diusung oleh PDIP, Gerindra, PSI, PAN dan Hanura, serta didukung partai non-parlemen: NasDem, Perindo dan Garuda.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved