Persija Jakarta

Korwil The Jakmania Menteng Dalam: Rivalitas Persija Masih dengan si Biru dan si Hijau

Ketua Korwil The Jakmania-suporter Persija Jakarta, Muhammad Fachri Pratama bercerita mengenai rivalitas suporter.

WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang
Ketua Korwil The Jakmania-suporter Persija Jakarta, Muhammad Fachri Pratama. 

TRIBUNJAKARTA.COM,JAKARTA- Dalam sepak bola, tak jarang kita mendengar kata rivalitas suporter, baik di luar negeri dan dalam negeri.

Rivalitas suporter menjadi bumbu dalam kompetisi sepak bola.

Bicara tentang rivalitas suporter, kali ini Warta Kota mewawancarai salah satu ketua Korwil The Jakmania-suporter Persija Jakarta, Muhammad Fachri Pratama.

Pria ini akrab disapa Uje. Uje adalah ketua korwil The Jakmania Menteng Dalam.

Uje pun memberikan pandangannya.

"Menurut saya rivalitas suporter Persija masih dengan si biru (bobotoh-suporter Persib Bandung) dan si hijau-(bonek-suporter Persebaya Surabaya)," buka Uje kepada Warta Kota pekan lalu.

Sadar akan rivalitas yang masih hangat, Uje sering mengingatkan anggotanya untuk menjaga diri jika bepergian ke daerah sang rival.

Ketua Korwil The Jakmania-suporter Persija Jakarta, Muhammad Fachri Pratama.
Ketua Korwil The Jakmania-suporter Persija Jakarta, Muhammad Fachri Pratama. (WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang)

Pertama adalah tentang pemakaian atribut.

"Pesan saya itu, jika ada anggota bepergian ke tempat sang rival, jangan memakai atribut karena beresiko. Pesan lainnya, jika ada gangguan, anggota harus secepatnya koordinasi," tambah Uje.

Uniknya, mendengar kata rival, Uje sedikit canggung dalam mengartikannya.

Ia beralasan, rivalitas harus ditempatkan pada posisi yang tepat.

"Kalau bertemu rival, awalnya saling jaga sikap sih, asal jangan ada yang menyulut. Rival itu kan musuh ya," tambahnya sembari tertawa.

Sejarah Persija Hari Ini, Macan Kemayoran Pantau Jajang Mulyana dan Bantah Rumor Maman Abdurrahman

Winning Eleven dan Dragonball GT Jadi Game Favorit PS 1 Bagi Dua Skuat Persija Jakarta Ini

Namun, ada pula satu rival lain yang dianggap olehnya, meski kemunculannya tergolong musiman.

Tak lain adalah North Jakarta Mania-NJ Mania-suporter Persitara Jakarta Utara.

"Kadang kalau ketemu mereka pasti selisih ya. Tapi mereka terkadang muncul dan hilang, beda dengan si biru dan si hijau," katanya.

Sebagai ketua yang paham akan rivalitas suporter, Uje pun tak henti-henti untuk memberikan pesan ke anggota agar menjaga nama baik Persija Jakarta. (WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved