Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Wisma Makara Universitas Indonesia di Depok Diusulkan Jadi Lokasi Karantina Pasien Covid-19

Dadang menuturkan, nantinya Wisma Makara UI akan menjadi tempat karantina untuk pasien berskala ringan.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, terus mencari hotel, penginapan, atau pun guest house untuk dijadikan lokasi perawatan pasien Covid-19.

Terkini, Juru Bicara Gugus Tugas Kota Depok, Dadang Wihana, menuturkan, bahwa untuk sementara ini lokasi yang diusulkan adalah Wisma Makara Universitas Indonesia (UI).

“Sementara lokasi yang saat ini diusulkan adalah Wisma Makara UI,” ujar Dadang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/9/2020).

Dadang menuturkan, nantinya Wisma Makara UI akan menjadi tempat karantina untuk pasien berskala ringan.

“Untuk tempat isolasi bagi kasus positif tanpa gejala, sementara ini baru satu (Wisma Makara UI) yang sudah dijajaki dan sedang dikoordinasikan dengan BNPB,” tegasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Biro Humas dan KIP UI, Amelita Lusia, menjelaskan, bahwa hingga hari ini usulan tersebut sedang dalam tahap diskusi antara pimpinan di UI.

“Pada prinsipnya UI akan selalu mendukung program pemerintah khususnya dalam hal penanganan Pandemi Covid-19,” katanya pada wartawan.

Amelita berkata, sejak awal pandemi Covid-19, Rumah Sakit UI, Mikrobiologi UI, juga sudah ditunjuk sebagai pusat rujukan penanganan serta pemeriksaan Covid-19.

“Demikian pula, Guest House PSJ UI juga telah digunakan untuk tempat penginapan sementara bagi para relawan dan tenaga medis RS UI,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Hotel Sifaana di bilangan Margonda, Beji, Kota Depok, juga telah bersedia menjadi lokasi karantina pasien Covid-19.

Pernyataan tersebut diberikan oleh April, yang merupakan salah seorang pengelola di Hotel Sifaana.

Saat dijumpai wartawan,April menuturkan, awalnya pihaknya mendapat tawaran dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat.

“Sudah dari tiga atau empat hari lalu lah. Dari PHRI Jawa Barat mengajukan ke kita. Kita isi data2-datanya bersedia gitu,” kata April di Hotel Sifaana, Selasa (22/9/2020) kemarin.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved