Breaking News:

Gagal Jabat Wagub DKI, Nurmansjah Lubis Ditunjuk Anies Jadi Komisari BUMD PT JakPro

Setelah gagal menduduki posisi Wakil Gubernur DKI, Nurmansjah Lubis kini ditunjuk sebagai pejabat salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Nurmansjah Lubis saat ditemui di Ruang Fraksi PKS DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Setelah gagal menduduki posisi Wakil Gubernur DKI, Nurmansjah Lubis kini ditunjuk sebagai pejabat salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Nurmansjah Lubis sendiri mengaku, ditunjuk oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada Agustus lalu.

"Iya betul (ditunjuk jadi Komisari Jakpro) sejak 1 Agustus setelah proses fit and proper test," ucapnya, Kamis (24/9/2020).

Proses pemilihan Komisari PT Jakpro ini sendiri diakui Nurmansjah Lubis telah dilakukan sejak Juli lalu.

"Di bulan Julu (masuk bursa Komisarsari PT Jakpro), terus akhirnya berproses, dipanggil, lalu wawancara, jadi deh," ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia pun berharap, dirinya bisa memberikan perbaikan dan turut berkonyribusi dalam pembangunan di ibu kota.

Sebab, saat ini PT Jakpro sendiri tengah menangani sejumlah proyek besar dengan dana fantastis, seperti pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), hingga penyelenggaraan Formula E di ibu kota.

Dianggap Kurang Tanggap Atasi Banjir Jakarta, Anies Baswedan Bakal Rombak Dinas SDA

Dukung Anies Pidanakan Pelanggar Protokol Kesehatan, Ketua DPRD Sebut Warga Jakarta Keras Kepala

"Mudah-mudahan Jakpro bisa lebih baik lagi. Kita bersama bahu membahu memberikan kontribusi buat Jakarta," kata dia.

Nama Nurmansjah Lubis sendiri mulai mencuat setelah masuk bursa calon Wakil Gubernur DKI Jakarta bersama Ahmad Riza Patria di awal tahun 2020 ini.

Meski demikian, ia gagal dalam pemilihan Wagub DKI lantaran kalah suara dalam voting yang dilakukan anggota DPRD DKI.

Politisi PKS ini hanya mendapat suara 17 suara dari 98 yang dinyatakan sah dalam pemungutan suara yang digelar di sidang paripurna DPRD itu.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved