Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Operasi TibMask di Marunda dan Koja, Puluhan Warga Dikenakan Sanksi

Operasi TibMask di Kelurahan Marunda digelar tepatnya pada Jalan Sarang Bango, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Operasi Tertib Masker di Jakarta Utara terus digencarkan dalam rangka menindak warga yang masih abai akan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara terus menggencarkan Operasi Tertib Masker (TibMask) dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Hari ini, Operasi TibMask digelar di dua lokasi, yakni di Kelurahan Marunda dan Kelurahan Koja.

Operasi TibMask di Kelurahan Marunda digelar tepatnya pada Jalan Sarang Bango, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Di sana, petugas menjaring enam orang warga yang kedapatan tidak memakai masker.

"Enam orang yang melanggar itu dikenakan sanksi sosial dengan membersihkan fasilitas umum," kata Lurah Marunda Een Hermawan.

Sambil menindak para pelanggar, petugas juga terus mengimbau agar pemakaian masker selalu diperhatikan.

"Kami harap warga Marunda patuh dan taat terhadap protokol kesehatan Covid-19," kata Een.

Lain di Marunda, lain lagi di Koja. Dalam pelaksanaan Operasi TibMask di Jalan Mangga, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, sedikitnya 20 orang terjaring razia.

Hal itu disampaikan Kasatpol PP Kecamatan Koja Roslely Tambunan.

"Kami menindak 20 orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan yakni memakai masker. Operasi TibMask berlangsung di Jalan Mangga," kata Roslely.

Roslely menuturkan, pihaknya juga tak henti-hentinya mengimbau agar warga tidak mengabaikan protokol kesehatan.

Dirinya menegaskan bahwa mematuhi protokol kesehatan sama dengan menjaga diri sendiri dan orang lain dari penyebaran Covid-19.

"Kami ingin DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara segera terbebas dari Covid-19 dengan demikian masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa was-was tertular virus," tutur Roslely.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved