Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Bawaslu Tangsel akan Dalami Dugaan Pelanggaran Kampanye Terbatas Muhamad-Saraswati

Acep menjelaskan, dalam kampanye terbatas, massa yang hadir dibatasi, tidak boleh lebih dari 50 orang.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Tim sukses (timses) pasangan calon Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menggelar kampanye di bilangan Jalan Lurah, RT 3 RW 2 Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (28/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Ketua Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad Acep, akan mendalami dugaan pelanggaran pada kampanye terbatas yang digelar tim kampanye pasangan calon Muhamad- Rahayu Saraswati di Pamulang, Tangsel, Senin (28/9/2020).

Acep mengaku belum mengetahui adanya kampanye yang melibatkan massa 100-an orang itu.

Seperti diketahui, setiap kegiatan kampanye yang melibatkan massa harus membuat surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian dengan tembusan ke KPU dan Bawaslu.

"Di mana sih itu? Coba nanti saya tanya deh. Iya kita coba kroscek. Coba entar saya kroscek ya," ujar Acep saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Acep menjelaskan, dalam kampanye terbatas, massa yang hadir dibatasi, tidak boleh lebih dari 50 orang.

"Ya kalau tatap muka itu enggak ada aturannya. Yang ada itu pertemuan terbatas itu ada aturan tidak boleh lebih dari 50," jelasnya.

Acep mengatakan, jika terbukti melanggar, pelaku akan dijerat sanksi.

"Sanksinya cuma teguran," ujarnya.

Peraturan hal kampanye terbatas itu termaktub dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 13 tahun 2020, pasal 58 ayat (2) huruf b:

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved