Breaking News:

Narapidana China Kabur

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sebut Belum Ada Bukti Petugas Terlibat Bandar Narkoba Kabur

Kepala Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti mengatakan pihaknya belum menemukan bukti adanya keterlibatan petugas Lapas Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) alias narapidana di Lapas Kelas I Tangerang berhasil melarikan diri lewat gorong-gorong. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tim penyidik gabungan belum menemukan indikasi adanya campur tangan petugas Lapas Kelas I Tangerang atas kaburnya narapidana kasus narkoba Cai Ji Fan dua pekan lalu.

Seperti diketahui, Cai Ji Fan kabur dari Lapas Kelas I Tangerang melalui gorong-gorong sepanjang 30 meter yang ia gali sendiri di dalam ruangan tahanannya.

Cai Ji Fan sendiri merupakan narapidana asal China yang ditahan karena berperan sebagai bandar narkoba dan divonis mati pada tahun 2017 silam.

Terpinda Mati Kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang Lewat Gorong-gorong Sudah 13 Hari Melarikan Diri

Kasus kaburnya pun menjadi polemik lantaran modusnya yang sangat tidak masuk akal dan menimbulkan banyak tanda tanya besar.

Kendati demikian, Kepala Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti mengatakan pihaknya belum menemukan bukti adanya keterlibatan petugas Lapas Kelas I Tangerang dari kaburnya Cai Ji Fan.

"Saat ini baik dari pemeriksaan tim investigasi Ditjenpas, Ditjjen Kemenkumham maupun Kanwil Banten, belum ada yang mengaitkan atau terbukti adanya keterlibatan dari petugas Lapas Kelas 1 Tangerang," kata Rika saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).

Hingga saat ini, Cai Ji Fan pun belum lekas diketahui keberadaannya.

Padahal, hingga hari ini sudah terhitung 13 hari narapidana asal Cina tersebut melarikan diri melalui gorong-gorong yang ia gali sepanjang sekira 30 meter sampai keluar Lapas.

Rika Aprianti mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap narapidana yang juga divonis mati tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved