Breaking News:

Perkara Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra

Kejaksaan Bentuk Tim Gabungan Susun Dakwaan untuk Djoko Tjandra Cs

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Yudi Kristiana mengatakan dakwaan dibuat setelah penyidik Dittipidum Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Yudi Kristiana saat memberi keterangan di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (28/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kejaksaan Negeri Jakarta Timur segera menyusun berkas dakwaan guna menuntut Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, dan Brigjen Prasetijo Utomo.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Yudi Kristiana mengatakan dakwaan dibuat setelah penyidik Dittipidum Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara atau tahap dua.

"Kami akan segera membentuk tim yang terdiri dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur untuk menyusun surat dakwaan lalu dilimpahkan ke Pengadilan," kata Yudi di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Senin (28/9/2020).

Menurutnya jaksa penuntut umum (JPU) yang bakal menuntut Djoko, Anita, dan Brigjen Prasetijo memiliki waktu 20 hari untuk membuat dakwaan.

Namun selama berstatus tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur lokasi penahanan ketiganya tidak dipindahkan dari tempat awal mereka ditahan.

Anita tetap ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Djoko ditahan di Rutan Salemba, sementara Brigjen Prasetijo ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

"Anita Dewi Kolopaking yang bersangkutan didakwa dengan dakwaan primer Pasal 263 ayat 1 juncto 55 junto 64 ayat 1 KUHP dan subsidernya 263 ayat 2," ujarnya.

Sergio Farias Punya Andil Dalam Penunjukan Sudirman sebagai Pelatih Persija Jakarta

Djoko Tjandra Umbar Salam Jempol saat Pelimpahan Berkas Perkara di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur

Lalu dakwaan kedua yang menjerat Anita yakni pasal 426 ayat 1 juncto 64 ayat 1 KUHP, dakwaan ketiga adalah Pasal 221 sehingga dakwaan bersifat kumulatif.

Sementara Djoko yang merupakan aktor utama dijerat pasal 263 ayat 1 juncto 55 ayat 1 ke 1 juncto 64 ayat 1, subsider pasal 263 ayat 2 juncto 64 ayat 1 KUHP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved