Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Kisah Jumiem, Perjuangan Nenek Berjualan Kue demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

"Jangankan saat PSBB ketat, dari awal pandemi jualan aja susah." Kata-kata itulah yang diucapkan oleh Jumiem (66) disela kesibukannya membungkus kue.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Jumiem, penjual kue di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - "Jangankan saat PSBB ketat, dari awal pandemi jualan aja susah."

Kata-kata itulah yang diucapkan oleh Jumiem (66) disela kesibukannya membungkus kue.

Jumiem ialah warga Bintara, Bekasi Barat yang setiap hari berjualan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sedari pagi, ia telah keluar dari rumah kontrakannya menuju kawasan Klender, Jakarta Timur.

Berjalan tertatih-tatih, ia menenteng boks berisikan kue kering dan lupis.

"Kue, kue, lupis," ujarnya sembari berjalan.

Jumiem mengatakan ia sudah puluhan tahun berjualan kue.

Namun, dulunya Jumiem merupakan seorang penjaga anak.

"Kalau jualan kue sudah lama. Tapi dulu merantau ke Jakarta dari Yogyakarta untuk kerja jagain anak. Itu saya dapat majikan yang baik banget," katanya kepada TribunJakarta.com, Senin (28/9/2020).

Halaman
123
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved