Breaking News:

Minta Antar Pacar Ibu ke Toilet saat Tengah Malam, Balita di Jogja Alami Nasib Nahas

Nasib nahas dialami seorang balita berusia 4,5 tahun di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Editor: Muji Lestari
Pexel via Kompas
Ilustrasi Bayi 

Saat itu ibu korban sedang bekerja di warung bakmi.

Ilustrasi anak didiskriminasi
Ilustrasi anak didiskriminasi (The Huffington Post/TribunPekanbaru.com)

"Ibunya itu kerja di bakmi, jadi tidak tahu kejadiannya," jelasnya.

Disampaikanya, korban juga pernah disulut rokok oleh pelaku.

Tak hanya itu, pelaku juga pernah menyobek kulit korban dengan kuku.

Dikomentari Iis Dahlia Ponselnya Bunyi saat Syuting, Sule Balas Menohok: Terus Urusan Anda Apa?

"Bekasnya (disulut rokok) ada, sama luka yang disobek oleh kuku. Lukanya banyak," urainya.

Dari pengakuan pelaku, lanjutnya, tindak kekerasan sudah dilakukan selama kurang lebih dua tahun.

Perbuatan tersebut dilakukan setiap kali ibu korban tidak ada di rumah.

Kecewa Sulit Urus Nikah, Kaki Tergantung Gadis Hamil Muda di Teralis Jendela Kagetkan Calon Suami

Pelaku Jengkel

Berdasarkan pengakuan pelaku, JT nekat melakukan perbuatan itu karena merasa jengkel terhadap korban.

"Jengkel karena (wajah) anak (korban) mirip dengan ayahnya. Pelaku ini seperti punya dendam dengan suami (ibu korban) yang sah," ungkap Sri Pujo.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved