Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Harus Lepas Masker Saat Makan Jadi Alasan Pemprov DKI Tak Izinkan Warga Dine In di Restoran 

Menurutnya, risiko penularan Covid-19 di restoran cukup besar lantaran masyarakat harus buka masker

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, saat diwawancarai awak media, di Balai Kota Jakarta, Sabtu (12/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI melarang restoran atau tempat makan melayani tamu makan di tempat (dine in) selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2 atau pengetatan PSBB.

Desakan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang meminta izin restoran boleh menerima tamu makan ditempat pun ditolak mentah-mentah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan alasan pihaknya tidak mengizinkan restoran melayani makan di tempat.

Menurutnya, risiko penularan Covid-19 di restoran cukup besar lantaran masyarakat yang ingin makan di tempat harus membuka maskernya.

"Jangan sampai tempat-tempat makan tadi menjadi tempat risiko penularan. Beberapa kasus yang terjadi di area perkantoran dan area lainnya itu karena lupa," ucapnya, Selasa (29/9/2020).

"Pada saat makan, masa makan pake masker. Nah, bukan masket kan pasti," sambungnya.

Dengan membuka masker itu, Widyastuti menyebut, risiko penularan Covid-19 makin besar.

Terlebih, posisi duduk yang berhadap-hadapan juga semakin memperbesar risiko penularan penyakit yang disebkan virus corona (SARS-CoV-2) ini.

"Katakanlah restoran sudah menyiapkan setting kursi dengan berjarak, tetapi masih ada yang berhadap muka, mejanya satu, berhadapan muka, buka masker, satu keluarga makan bersama. Nah, itu yang menyebabkan berisiko," ujarnya.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini mengatakan, selama masa transisi lalu, banyak warga yang pergi bergerombol ke restoran, sehingga bisa memicu penularan Covid-19.

Deretan HP Flagship: iPhone 11, Samsung Galaxy Z Flip, Galaxy Note20 hingga Oppo Find X2

Sebulan Terakhir, 900 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 di TPU Pondok Ranggon

Belasan Mahasiswi UIN Makassar Diteror Video Call Seks, Korban Trauma Ganggu Kuliah Online

Hal ini yang kemudian menjadi salah satu alasan Pemprov DKI melarang restoran melayani tamu makan di tempat.

"Kita tidak tahu apakah teman atau anggota kita negatif atau tidak. Tapi, karena merasa aman, oh makan keluarga sendiri nih, makan dengan teman kantor sendiri nih. Makanya kami sarankan untuk dibawa pulang saja," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved