Breaking News:

Penumpang Dilecehkan Tenaga Medis

Kasus Tenaga Medis Pelaku Pelecehan di Bandara, PT Angkasa Pura II: Lapor Jika Pernah Jadi Korban

Kejadian tersebut lantas viral di media sosial setelah LHI bercerita panjang lebar di Twitter soal pengalaman buruknya.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi saat ditemui di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (28/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II meminta bilamana merasa pernah jadi korban oknum tenaga kesehatan rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk melaporkan ke pihak berwajib.

Sebagaimana diletahui, EF oknum tenaga kesehatan melakukan pelecehan seksual, pemerasan, dan pemalsuan dokumen rapid test kepada penumpang LHI di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada 13 September 2020.

Kejadian tersebut lantas viral di media sosial setelah LHI bercerita panjang lebar di Twitter soal pengalaman buruknya.

Ini Dugaan Motif Oknum Dokter Pelaku Pelecehan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Tidak menutup kemungkinan terdapat korban lain selain LHI lantara, Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengatakan kalau EF sudah bertugas sejak Juni 2020 sebagai tenaga medis rapid test di Terminal 3.

Maka dari itu Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan, bila merasa pernah jadi korban EF atau oknum lain tidak usah ragu-ragu untuk melaporkan.

"Saya imbau kepada teman-teman kalau ada yang mengalami kasus itu laporkan saja, kami tidak akan mentolerir kemudian membiarkan," tegas Agus di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (28/9/2020).

Pasalnya, PT Angkasa Pura II sendiri sudah melaksanakan rapat oleh pihak penyelenggara rapid test yakni PT Kimia Farma Diagnostika untuk melakukan evaluasi mendalam.

Ke depannya, lanjut Agus, akan ada pengawasan super ketat soal pelaksanaan rapid test sebagai syarat terbang di Bandara Soekarno-Hatta.

"Dari kasus ini evaluasinya pertama, kami sudah rapat dengan penyelenggara dan kami minta ada penanggung jawab terhadap setiap kegiatannya," kata Agus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved