Breaking News:

Narapidana China Kabur

Penuh Kejanggalan, Komisi III DPR Curigai Kerjasama Orang Dalam Napi Kabur dari Lapas Tangerang

Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding yang menyebut kuat dugaan pelarian yang dilakukan Cai Ji Fa melibatkan orang dalam.

Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding saat mengunjungi Lapas Kelas I Tangerang setelah kasus kaburnya Cai Ji Fan narapidana kasus narkoba, Rabu (23/9/2020). 

"Jangan terus berada di zona nyaman, jadi betul-betul mereka harus dimintai pertanggungjawaban atas kejadian ini agar tak lagi terulang," pungkasnya

Sidak anggota DPR

Sementara itu, beberapa angota DPR telah melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Kelas 1A, Tangerang, Banten itu.

Dilansir dari Tribunnews, setelah melakukan inspeksi, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa menilai ada keanehan dalam peristiwa kaburnya narapidana tersebut.

Pasalnya tak ditemukan bekas tanah galian jika memang benar Cai Changpan kabur dengan cara menggali lubang yang menembus gorong-gorong di luar lapas.

Lapas Kelas I Tangerang yang menjadi lokasi kabur ya narapidana bandar narkoba, Cai Ji Fan pada dua pekan lalu, Senin (28/9/2020).
Lapas Kelas I Tangerang yang menjadi lokasi kabur ya narapidana bandar narkoba, Cai Ji Fan pada dua pekan lalu, Senin (28/9/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Selain itu, pecahan keramik di titik awal penggalian yang seharusnya berada di dalam sel tahanan Cai Changpan juga tidak ditemukan.

"Tidak mungkin kalau orang menggali tanahnya nggak ada, tidak mungkin orang memecahkan keramik, keramiknya tidak ditemukan," ujar Desmond dalam video yang diunggah kanal YouTube Kompastv, Kamis (24/9/2020).

Desmond menambahkan, hal yang lebih janggal yakni Cai Changpan bisa menggali lubang dengan ukuran sekitar 20x30 sentimeter secara vertikal sedalam 3 meter.

"Itu nggak masuk akal, jadi menggali 3 meter ke bawah perlu berapa tanah (harus dibuang). Jadi kayak manusia cacing ini sebenarnya, tanahnya dimakan," kata dia, dikutip dari Kompas.com.

Oleh sebab itu, pihaknya akan berupaya mengusut tuntas kasus ini.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved