Penumpang Dilecehkan Tenaga Medis

Polisi Tunggu Hasil Kejiwaan Oknum Tenaga Kesehatan Pelaku Pelecehan, Korban Lain Silahkan Lapor

Pengungkapan kasus pelecehan seksual, pemerasan, dan pemalsuan dokumen rapid test di Bandara Soekarno-Hatta oleh oknum tenaga kesehatan terus berjalan

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Elga H Putra
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Tersangka dokter mesum, EF, berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta di bilangan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara dan sudah mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pengungkapan kasus pelecehan seksual, pemerasan, dan pemalsuan dokumen rapid test di Bandara Soekarno-Hatta oleh oknum tenaga kesehatan terus berjalan.

Hari ini, tersangka berinisial EF menjalani tes kejiwaan untuk mengetahui kondisinya saat melakukan aksi bejat tersebut.

Selain itu, pemeriksaan kejiwaan ini juga untuk kelengkapan berkas perkara

"Mulai hari ini yang bersangkutan (EF) menjalani pemeriksaan kejiwaan di Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya," kata Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Yurikho saat dihubungi, Selasa (29/9/2020).

Apabila kondisi kejiwaan tersangka EF dalam keadaan normal maka artinya dia bisa dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Korban lain silakan lapor

Atas ulah EF, PT Angkasa Pura II meminta bilamana merasa pernah jadi korban oknum tenaga kesehatan rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk melaporkan ke pihak berwajib.

Sebagaimana diletahui, EF oknum tenaga kesehatan melakukan pelecehan seksual, pemerasan, dan pemalsuan dokumen rapid test kepada penumpang LHI di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada 13 September 2020.

Kejadian tersebut lantas viral di media sosial setelah LHI bercerita panjang lebar di Twitter soal pengalaman buruknya.

Tidak menutup kemungkinan terdapat korban lain selain LHI lantara, Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengatakan kalau EF sudah bertugas sejak Juni 2020 sebagai tenaga medis rapid test di Terminal 3.

Tersangka dokter mesum, EF, berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta di bilangan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara dan sudah mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/9/2020).
Tersangka dokter mesum, EF, berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta di bilangan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara dan sudah mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/9/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Maka dari itu Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan, bila merasa pernah jadi korban EF atau oknum lain tidak usah ragu-ragu untuk melaporkan.

"Saya imbau kepada teman-teman kalau ada yang mengalami kasus itu laporkan saja, kami tidak akan mentolerir kemudian membiarkan," tegas Agus di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (28/9/2020).

Pasalnya, PT Angkasa Pura II sendiri sudah melaksanakan rapat oleh pihak penyelenggara rapid test yakni PT Kimia Farma Diagnostika untuk melakukan evaluasi mendalam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved