Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Cerita Penggali Makam Covid-19 di TPU Pondok Ranggon: Siap Sedia 24 Jam

Kedatangan jenazah yang tak pernah diketahui oleh penggali makam membuat mereka harus siap sedia selama 24 jam di TPU Pondok Ranggon.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Nadi, penggali makam di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19, menyimpan sejumlah cerita dari penggali makam di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Kedatangan jenazah yang tak pernah diketahui oleh penggali makam membuat mereka harus siap sedia selama 24 jam.

Maka dari itu, penggali makam di TPU Pondok Ranggon dibagi dalam empat regu.

Di mana tiap regunya bertugas seminggu sekali.

Pada minggu ini, giliran regu A yang bertugas menggali makam.

Kendati begitu, sejumlah penggali makam dari regu A mengenang satu cerita, yakni pada saat mereka harus kembali lagi ke TPU saat sudah penutupan.

Nadi, penggali makam di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur
Nadi, penggali makam di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Komandan Regu A PJLP TPU Pondok Ranggon, Nadi (47) mengatakan kejadian itu terjadi pada awal bulan ini.

Saat itu, ia dan regunya telah selesai memakamkan jenazah di pukul 20.00 WIB.

Namun sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah datang dan ia diinfokan untuk kembali.

"Ya pernah. Pas tanggal 2 September 2020 seperti itu. Kita closing pukul 20.00 WIB, tapi jenazah terakhir di hari itu masih ada lagi," katanya kepada TribunJakarta.com, Rabu (30/9/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved