Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dibanding PSBB Ala Anies, Politisi Gerindra Setuju DKI Mini Lockdown Seperti Arahan Presiden Jokowi

Menurutnya, mini lockdown lebih efektif menekan angka Covid-19 dibandingkan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Mohammad Taufik saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mendukung gagasan Presiden Joko Widodo terkait pembatasan skala lokal atau mini lockdown.

Menurutnya, mini lockdown lebih efektif menekan angka Covid-19 dibandingkan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang saat ini dijalankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Ya ikut saja (usulan presiden) mini lockdown, itu lebih fokus," ucapnya, Rabu (30/9/2020).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini pun mendukung bila Anies menerapkan mini lockdown di ibu kota setelah pengetatan PSBB berakhir 11 Oktober mendatang.

Mengenal Mini Lockdown yang Disebut Presiden Jokowi Efektif, PDI Perjuangan Sentil Anies Baswedan

"Saya kira iya ya (mendukung), enggak ada salahnya," ujarnya saat ditemuu di DPRD DKI.

Meski demikian, Taufik menyebut, mini lockdown bukan hal baru di Jakarta.

Saat masa transisi lalu, Pemprov DKI pernah menerapkan kebijakan serupa, yaitu kebijakan wilayah pengetatan khusus (WPK).

Lewat penerapan WPK ini, aktivitas warga di daerah-daerah dengan tingkat penularan Covid-19 yang tinggi dibatasi.

"Dulu kita ada juga sebenarnya. Misalnya di RW yang merah, yauda lockdown saja, itu kan kecil," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved