Breaking News:

150 Kematian per Tahun Karena Rabies, Lalu Lintas Hewan di Bandara Soekarno-Hatta Diperketat

Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta mencatat tingginya angka kematian karena rabies di Indonesia

TribunJakarta/Ega Alfreda
Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan lalu lintas hewan pembawa rabies (HPR) yang masuk ke Indonesia, Kamis (1/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta mencatat tingginya angka kematian karena rabies di Indonesia.

Berdasarkan data yang didapatkan, ada 100-156 kematian pertahun, dimana tingkat kematian hampir 100 persen.

"Hal ini menggambarkan bahwa rabies masih jadi ancaman bagi kesehatan masyarakat," kata Kepala Bidang Karantina Hewan, Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta, Nuryani Zainuddin, Kamis (1/10/2020).

Secara statistik, lanjut dia, 98 persen penyakit rabies ditularkan melalui gigitan anjing.

Lalu dua persen penyakit tersebut ditularkan melalui kucing dan kera.

Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan lalu lintas hewan pembawa rabies (HPR) yang masuk ke Indonesia, Kamis (1/10/2020).
Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan lalu lintas hewan pembawa rabies (HPR) yang masuk ke Indonesia, Kamis (1/10/2020). (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Lebih jauh Nurhayani melanjutkan, alasan kebijakan pengujian terhadap 100 persen sampel yang dilakukannya lantaran, masih ditemukan adanya upaya pemalsuan dokumen vaksin dan hasil laboratorium dari negara asal.

"Kami harus berhati-hati, karena tidak tahu hasil pengujian apakah berasal dari laboratorium yang terakreditasi di negara asal tersebut dan menghindari kadarluarsanya hasil lab uji," jelas Nuryani.

Maka dari itu, Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan lalu lintas hewan pembawa rabies (HPR) yang masuk ke Indonesia.

Pengawasan maksimum yang dilakukan Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta berupa penerapan kebijakan uji lab 100 persen titer antibodi rabies.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved