Di Tengah Pandemi Covid-19, Bank DKI Sabet Penghargaan Infobank Award 2020

BUMD Bank DKI kembali menyabet penghargaan atas kinerja keuanganya di tengah pandemi Covid-19.

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas Bank DKI tengah melayani nasabah membayar Pajak Bumi Bangunan dan Pedesaan (PBB-P2) di Kantor Bank DKI Cabang Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank DKI kembali menyabet penghargaan atas kinerja keuanganya di tengah pandemi Covid-19.

Bank bepelat merah itu berhasil meraih penghargaan dalam ajang E-Awarding 25th Infobank Awards 2020.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan, pemberian penghargaan ini merupakan wujud kepercayaan dari para nasabah.

"Mewakili manajemen Bank DKI, saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi penghargaan yang telah diberikan," ucapnya, Kamis (1/10/2020).

Herry mengatakan, penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil kajian Biro Riset Infobank bertajuk 'Rating 110 Bank Versi Infobank 2020'.

Penilaian dilakukan atas laporan kinerja keuangan publikasi 110 bank umum tahun 2018 dan 2019 dengan menggunakan empat pendekatan, yaitu pendekatan rasion keuangan penting, pertumbuhan, good corporate governance (GCG), dan profil risiko.

"Berdasarkan hasil kajian itu, Bank DKI berham mendapatkan sertifikat Infobank Award 2 karena pencapaian kinerja keuangan yang baik," ujarnya.

Selama periode 2019, Bank DKI mampu membukukan aset sebesar Rp 55,6 triliun, penyaluran kredit Rp 37,4 triliun, Dana Pihak Ketiga Rp 37,3 triliun, dan penurunan NPL (Non Performing Loan) gross yang semula tercatat sebesar 2,66 persen pada tahun 2018 menjadi 2,52 persen pada 2019.

"Pencapaian tersebut telah mendorong realisasi pencapaian laba bersih Bank DKI tahin 2019 yang tercatat sebesae Rp 817,23 miliar," kata dia.

Sepanjang tahun 2020 ini, Bank DKI pun terus mencatatkan laporan keuangan positif meski berada dalam situasi pandemi Covid-19.

Hingga Juni 2020, total Aset Bank DKI tercatat meningkat 4,1 persen dari Rp 45,63 triliun per Juni 2019 menjadi 47,5 triliun di tahun ini.

Kemudian, kredit Bank DKI juga mengalamj pertumbuhan hingga 8,3 persen dari Rp 29,53 triliun per Juni 2019 menjadi 31,98 triliun per Juni 2020.

Sedangkan, DPK tumbuh sebesar 5,3 persen dari Rp 33,61 triliun pada Juni 2019 menjadi Rp 35,4 triliun pada Juni 2020.

"Peningkatan kinerja ini juga didukung dengan kualitas aset yang terjaga dengan baik, di mana rasio NPL gross dan NPL net masing-masing sebesar 3,54 persen dan 0,86 persen di tahun 2020 ini," tuturnya.

Herry menyebut, pertumbuham ini tak terlepas dari strategi sinergi dan kolaborasi antara Bank DKI dengan Pemprov DKI, BUMD lainnya, mitra kerja lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved