Pasar Cempaka Putih Jakarta Pusat Terbakar, Begini Respon Pasar Jaya
Sebanyak 641 kios di Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, hangus terbakar, beberapa waktu lalu.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 641 kios di Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, hangus terbakar, beberapa waktu lalu.
Demikian dikatakan Manajer Bidang Umum dan Humas PD Pasar Jaya, Gatra Vaganza, saat ditemui TribunJakarta.com, di kantornya, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2020).
"Ada 641 kios yang terdampak kebakaran," kata Gatra.
Dia menjelaskan, sepuluh alat pemadam api ringan (APAR) pun terdapat pada Pasar Cempaka Putih.
"Sebenarnya ada sepuluh APAR di Pasar Cempaka Putih. Itu berfungsi dan sempat digunakan pedagang sekitar saat kebakaran," jelasnya.
"Tapi karena api besar, sangat butuh bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran," lanjutnya.
Kini, kata Gatra, Pasar Jaya sedang menyiapkan bangunan sementara yang nantinya dijadikan lokasi berjualan para pedagang Pasar Cempaka Putih.
"Tapi kami masih merencanakan bangunannya. Kami berpacu dengan waktu dan ingin membuat pedagang-pembeli nyaman," tuturnya.
"Kemungkinan besar akan mengambil lahan yang terbakar. Kalau hanya lahan parkir, nanti sulit untuk parkiran dan tidak ingin parkiran meluber ke jalan," tutupnya.
Pedagang Mulai Rapikan Sisa-sisa Puing Kebakaran
Para pedagang Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, tampak merapikan sisa-sisa puing akibat kebakaran yang menghanguskan ratusan kios beberapa waktu lalu.
Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, pukul 14.00 WIB, Kamis (1/10/2020), sejumlah pria mengangkut kayu-kayu yang sedikit gosong sisa kebakaran.
Mereka mengenakan masker dan berkeringat ketika mengangut kayu, besi, dan sisa-sisa puing lainnya.
Sejumlah kios milik pedagang, temboknya juga hangus dan retak.
Bahkan, ada atap kios yang bolong dan langsung tembus sinar matahari.
"Saat ini kami merapikan sisa-sisa puingnya untuk akses jalan dahulu," kata pria yang mengaku dari pekerja lepas tersebut, kepada TribunJakarta.com, di lokasi.
"Nanti setelah itu, akan dirapikan lagi bangunannya," lanjut dia.
Di sisi lain, sejumlah pedagang juga ada yang berdagang di area parkir Pasar Cempaka Putih.
Mereka berjualan di bawah tenda warna-warni dan menjajakan produk jualannya.
Ada yang menjual makanan-minuman, pakaian, sembako, dan sebagainya.
• Pedagang Pasar Cempaka Putih Mulai Merapikan Sisa-sisa Puing Kebakaran
• Ponsel Tercebur Gorong-gorong, Driver Ojol di Cilandak Minta Bantuan Petugas Pemadam Kebakaran
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan para pedagang Pasar Cempaka Putih akan berjualan di area parkir tersebut sampai waktu yang belum dipastikan.
Area parkir tersebut tak jauh dari lokasi berjualan mereka sebelumnya.
"Akan dipindahkan ke penampungan sementara di area parkir Pasar Cempaka Putih," kata Irwandi, saat dihubungi TribunJakarta.com, pada Kamis (1/10/2020).
Sementara itu, dikatakan Irwandi, Perumda Pasar Jaya akan membangun kembali bangunan tempat berjualan tersebut.
"Perumda Pasar Jaya akan segera bangun (bangunan yang kebakaran)," ucap Irwandi.
Irwandi menambahkan, para pedagang Pasar Cempaka Putih akan berjualan di area parkir tersebut hingga bangunan tempat berjualan sebelumnya dibangun lagi.
"Di penampungan sampai pasarnya selesai dibangun. Berapa lama pasar dibangun, coba tanya di Perumda Pasar Jaya," tutup Irwandi.
Manajer Bidang Umum dan Humas Pasar Jaya, Gatra Vaganza, mengatakan pihaknya sedang menyiapkan bangunan sementara tersebut.
Namun, dia belum dapat memastikan kapan bangunan tersebut akan selesai.
"Terkait kepastian, kami akan menyegerakan," kata Gatra, saat ditemui TribunJakarta.com, di kantornya, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2020).
"Tapi untuk kondisi sekarang, dengan Covid-19 dan perekonomian menurun, kami perlu memikirkan secara matang terkait strategi ke depannya terhadap bangunan itu sendiri," lanjutnya.
Dia menambahkan, pihaknya akan mencari solusi terbaik perihal bangunan Pasar Cempaka Putih agar para pedagang dan pembeli beraktivitas nyaman.
"Kami akan mencari solusi terbaik buat pedagang agar dapat langsung beraktivitas tapi dengan tempat layak ke depannya," tutup dia.
Bakal Jualan di Area Parkir Pasar Cempaka Putih
Tempat berjualan para pedagang Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, akan dipindahkan sementara pasca-kebakaran.
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan tempat sementara itu berada di area parkir Pasar Cempaka Putih.
Area parkir tersebut tak jauh dari lokasi berjualan mereka sebelumnya.
"Akan dipindahkan ke penampungan sementara di area parkir Pasar Cempaka Putih," kata Irwandi, saat dihubungi TribunJakarta.com, pada Kamis (1/10/2020).
Sementara itu, dikatakan Irwandi, Perumda Pasar Jaya akan membangun kembali bangunan tempat berjualan tersebut.
"Perumda Pasar Jaya akan segera bangun (bangunan yang kebakaran)," ucap Irwandi.
Irwandi menambahkan, para pedagang Pasar Cempaka Putih akan berjualan di area parkir tersebut hingga bangunan tempat berjualan sebelumnya dibangun lagi.
"Di penampungan sampai pasarnya selesai dibangun. Berapa lama pasar dibangun, coba tanya di Perumda Pasar Jaya," tutup Irwandi.
Diketahui, sebanyak 807 kios terdampak kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2020).
Total kerugian akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai Rp 9 miliar.
Demikian dikatakan Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal, saat dikonfirmasi.
"Taksiran kerugian diperkirakan Rp 9 miliar," ucap Asril.
Dia menjelaskan, luas area pasar tersebut lebih dari 3.000 meter per segi.
Asril mengatakan, dugaan kebakaran ini akibat meledaknya gas elpiji.
"(Dugaan kebakaran) dari tabung gas dari tukang ayam," kata Asril.
Hal ini juga diperkuat pernyataan saksi mata, Usep (27), yang melihat kepulan asap hitam muncul dari pedagang ayam.
"Saya mendengar ada yang teriak kebakaran dari belakang, tidak tahunya dari pedagang ayam," kata Usep.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bangunan-pasar-cempaka-putih-kamis-1102020.jpg)