Breaking News:

Polisi Kantongi Ciri Pelaku Pembuang Bayi Prematur di Kali Cipinang

Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan jajarannya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang membuang bayi laki-laki tersebut

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tangkapan layar saat warga mengevakuasi bayi prematur di aliran Kali Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (28/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kasus pembuangan bayi prematur di Kali Cipinang, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara pada Senin (28/9/2020) menemui titik terang.

Kapolsek Jatinegara Kompol Darmo Suhartono mengatakan jajarannya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang membuang bayi laki-laki tersebut.

"Kita sudah melakukan penyelidikan dan sudah dapatkan ciri-ciri pelaku," kata Darmo saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020).

Tapi dia enggan membeberkan ciri-ciri pelaku, apa sama dengan keterangan warga yang melihat sosok pria mencurigakan atau tidak.

Dia hanya menuturkan jajarannya dan Satreskrim Polrestro Jakarta Timur masih berupaya mencari pelaku yang membuang bayi tersebut.

"Sesuai dengan ciri-ciri, belum ada orang yang kenal dengan pelaku," ujarnya.

Kapasitas Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Seluruh Rumah Sakit di Kota Bekasi Hampir Penuh

Lezatnya Cempedak Goreng Buatan Cik Lina, Jajanan Legendaris di Gang Sempit Glodok

Pedagang Pasar Cempaka Putih Mulai Merapikan Sisa-sisa Puing Kebakaran

Sebelumnya pemilik bengkel motor yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi, Tomtom (37) menuturkan pegawainya sempat melihat sosok mencurigakan.

Pria tersebut memiliki ciri usia sekitar 40 tahun, rambut panjang sepundak, dan membawa tas gemblok warna hitam yang diduga berisi bayi.

"Keterangan pegawai saya laki-laki ini selalu buang muka kalau dilihatin. Seperti wajahnya enggak mau diingat. Ciri-cirinya rambut gondrong sepundak, bawa tas gemblok, pakai baju putih," tutur Tomtom, Senin (28/9/2020).

Kasus pembuangan bayi tak hanya mengagetkan warga karena ditemukan dalam keadaan tali pusar menempel, tapi karena kondisi bayi masih hidup.

Nahas saat dibawa warga ke Puskesmas Kelurahan Cipinang Muara nyawanya tak tertolong karena fisiknya terlalu lemah lalu jasadnya dibawa ke RSCM.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved