Sederet Kasus Begal Payudara yang Terjadi di Tangsel Selama Setahun, Pelaku Tidak Pernah Tertangkap

Sejak sekira satu tahun belakangan, setidaknya ada empat kasus begal payudara yang menyeruak ke publik.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
Kompas.com
Ilustrasi pelecehan seksual 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan seakan terus terjadi dan korbannya terus bertambah di berbgai wilayah, termasuk Tangerang Selatan (Tangsel).

Yang terbaru, di wilayah satelit ibu kota itu, pelecehan seksual begal payudara menimpa dia dua wanita yang tengah berolahraga di bilangan Bintaro, Pondok Aren.

Kasus begal payudara itu bukan catatan baru di Tangsel.

Sejak sekira satu tahun belakangan, setidaknya ada empat kasus begal payudara yang menyeruak ke publik.

Keempatnya disuarakan korban melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat demi mengharap keadilan agar pelakunya tertangkap dan hal serupa tidak terjadi lagi.

Namun, sayangnya, sudah korban berani bicara, pelaku masih saja bebas dan tidak ada satupun yang tertangkap.

Begal Payudara Putaran McD

Kasus begal payudara pertama yang menjadi catatan TribunJakarta.com, adalah terjadi di putaran Sektor 9 Bintaro, Pondok Aren, Tangsel, persis di samping restoran cepat saji McDonald's, pada Kamis petang (8/8/2019).

Korban merupakan seorang perempuan berinisial A berusia 18 tahun.

Suasana putaran McDonald's Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (9/8/2019).
Suasana putaran McDonald's Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (9/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Cara pelaku melakukan tindakan bejat itu adalah saat korban mengendarai motor dan hendak memutar jalan, dua pemuda juru parkir memberhentikan dengan memegang stang dan langsung meraba payudara.

Korban memang sering melewati jalan itu, dan kejadian begal kali itu, merupakan yang ke dua kalinya.

Korban menceritakan kejadian itu lewat kerabatnya di salah satu akun Instagram dan viral. Hal itu dilakukan agar warga lain bisa lebih berhati-hati dan kejadian serupa tak terulang.

Hampir Sebulan Pelaku Begal Payudara Belum Tertangkap, Polisi Pantau Kediaman Pelaku

Laporan ke polisi pun tak membuahkan hasil. Korban menderita dengan traumanya, sedangkan pelaku belum juga tertangkap hingga saat ini, sudah lebih dari satu tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved