Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Berani Langgar Maklumat Jam Malam di Bekasi, Siap-siap Tempat Usahanya Bakal Disegel

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pelanggar maklumat dengan cara melakukan penyegelan.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Suasana Kafe Broker di Perumahan Galaxy Bekasi, Minggu, (27/9/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Maklumat jam malam pembatasan operasional tempat usaha di Kota Bekasi mulai berlaku hari ini, Jumat, (2/9/2020) hingga, Rabu, (7/10/2020) mendatang.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pelanggar maklumat dengan cara melakukan penyegelan.

Penyegelan tersebut dilakukan untuk menciptkan efek jera seperti yang pernah dilalukan di Kafe Broker, Grand Galaxy City, Bekasi Selatan.

"Ya tindakannya peringatan, terakhir adalah segel seperti kafe yang kemarin (Kafe Broker)," kata Rahmat, Jumat, (2/10/2020).

Kafe Broker disegel aparat Satpol PP pada, Sabtu, (29/9/2020) lantaran dianggap melanggar protokol kesehatan.

Video kerumunan pengunjung berjoget sambil menikmati live music tanpa mempedulikan protokol kesehatan viral di media sosial.

Kafe Broker selanjutnya disegel selama tiga hari dan diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran.

Rahmat menegaskan, peraturan daerah tentang sanksi protokol kesehatan saat ini tengah digodog DPRD Kota Bekasi.

"Tapi pada saat besok perda kita sudah ada jadi kita akan lakukan enam bulan atau Rp50 juta denda," tegasnya.

Lirik dan Chord Lagu Era 90: Bunga - /rif

Berikut Lirik dan Chord Lagu Era 90: Radja - /rif, Andai Ku Jadi Raja

Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengatakan, hari ini pihaknya sudah melakukan patroli ke tempat-tampat usah dan keramaian di Kota Bekasi.

Abi mengaku, maklumat ini keluar cukup mepet dari tanggal dibelakukan, menyusul arahan langsung yang diberikan Pemerintah Pusat.

Untuk itu, sampai dengan hari ini pihaknya akan tetap memberikan kelonggaran bagi pelaku usaha yang merasa belum tersosialisasi.

"Hari ini kita patroli, yang masih melanggar tetap buka akan kita berikan surat peringatan pertama kalau melanggar lagi baru akan kita segel," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved