Breaking News:

Naik Transjakarta Bisa Pakai Teknologi Tanpa Sentuh Lewat Fitur di Mobile Apps

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Digital QR Ticketing, yaitu berbasis teknologi tanpa sentuh dalam melakukan pemesanan tiket

TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
Bus listrik Transjakarta sudah di ujicoba melayani penumpang rute Blok M - Balai Kota, Senin (6/7/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta meluncurkan fitur-fitur terbaru untuk memanjakan penggunanya melalui aplikasi mobile, bernama Tije.

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Digital QR Ticketing, yaitu berbasis teknologi tanpa sentuh dalam melakukan pemesanan tiket dan menaiki angkutan umum.

Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transkakarta, Achmad Izzul Waro mengungkapkan, layanan ini merupakan bentuk transformasi digital Transjakarta untuk memudahkan pengguna khususnya saat Pandemi Covid-19.

"Tentu saja di masa PSBB seperti ini, layanan ini merupakan terobosan agar kita mendukung Pemprov DKI untuk menerapkan protokol kesehatan. Melalui aplikasi ini kita harapkan masyarakat yang semestinya bisa stay di rumah tapi bilamana tetap harus melakukan perjalanan, diharapkan bisa menggunakan layanan atau aplikasi tanpa sentuh. Sehingga bisa memutus rantai Covid-19," kata Izzul Waro, Jumat (2/10/2020).

Jangan Panik, Berikut Cara Menghadapi Resesi Keuangan

Izzul menjelaskan, ada beberapa keunggulan yang bisa dinikmati pengguna melalui fitur tersebut.

Diantaranya, pengguna dapat membeli tiket dari manasaja dan kapan saja melalui dompet digital.

Selain itu, pelanggan tak perlu lagi melakukan tap in saat ingin naik Transjakarta.

Dengan menggunakan tiket QR pada aplikasi, pelanggan cukup melakukan scan tiket pada aplikasi tersebut di halte-halte.

"Selanjutnya aplikasi ini juga dilengkapi fitur transfer yang canggih, dimana pelanggan bisa membagikan QR ke siapa saja yang dia inginkan secara praktis dan mudah," tuturnya.

Selain itu adapula beberapa fitur lain yang ditawarkan.

Diantaranya adalah transfer tiket, yaitu pengguna dapat membelikan tiket untuk teman atau keluarga melalui
aplikasi, digital QR ticketing, smart assistance, juga estimasi Kedatangan bus secara real time.

"Pengguna dapat mengetahui posisi bus secara real time sehingga waktu tunggu bisa lebih bermanfaat. Bilamana kondisi bus dirasa masih jauh, antrean di halte bisa dikurangi. Ini juga bagian upaya dari protokol kesehatan untuk menjaga jarak di halte," pungkasnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved