Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Tak Hanya Ditutup, Diskotek Top 10 Didenda Rp 25 Juta Akibat Nekat Buka Saat PSBB

Satpol PP DKI Jakarta menyegel tempat hiburan Top 10 yang berada di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat lantaran nekat buka di masa PSBB jilid 2.

Satpol PP DKI Jakarta
Petugas Satpol PP menyegel Diskotek Top 10 di Tamansari, Jakarta Barat karena nekat buka saat PSBB, JUmat (2/10/2020) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Satpol PP DKI Jakarta menyegel tempat hiburan Top 10 yang berada di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat lantaran nekat buka di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2 atau pengetatan PSBB.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, tempat hiburan malam itu tak hanya disegel, denda sebesar Rp 25 juta pun diberikan kepada pihak pengelola.

"Kalau enggak salah (denda yang diberikan) Rp 25 juta," ucapnya daat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2020).

Pemberian sanksi dan denda Rp 25 juta ini sesuai aturan yang ada dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 79/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menuturkan, pihaknya menutup diskotek Top 10 setelah mendapat laporan tentang beroperasinya tempat hiburan malam itu.

Padahal, sejak PSBB pertama kali diberlakukan pada awal April lalu, tempat hiburan malam dilarang beroperasi.

"Saya menugaskan petugas Satpol PP lakukan pemantauan langsung, investigasi malam hari, semalaman, langsung ke lokasi," tuturnya.

Terkuak Daftar Lokasi Santriwati Pacitan Disetubuhi Mahasiswa Berkali-kali, Korban Hamil & Keguguran

Ibu Tiga Anak Tewas Terlindas Truk Saat Ikut Iringan Pengantar Jenazah

Benar saja, saat melakukan sidak petugas menemukan diskotek itu beroperasi.

Petugas Satpol PP mendapati diskotek yang terletak di kawasan Jakarta Barat itu dipadati pengunjung.

Selain itu, ada juga pelayanan hingga Ladies Companion (LC) yang berada di dalam diskotek itu.

"Jadi, dengan barang bukti yang ada, karena aktivitas didapati beroperasi, maka kami lakukan penutupan dan penyegelan tempat usaha tersebut agar tidak beroperasi selama PSBB," ujarnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved