Penanganan Covid

Mengetahui Kriteria Masker yang Baik untuk Antisipasi Covid-19, Minimal Dua Lapis

Masker berbahan kain jadi salah satu alternatif yang bisa digunakan masyarakat, di saat masker medis diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Editor: Elga H Putra
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Batalyon A Pelopor Sat Brimob PMJ membagikan paket sembako dan masker gratis kepada pedagang, di sekitar Jalan Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2020). 

TRIBUNJAKARTA.OM, JAKARTA - Mengenakan masker secara benar merupakan protokol kesehatan yang wajib diterapkan untuk mengantisipasi penularan covid-19.

Namun tak sembarang masker yang dinilai efektif untuk mencegah Covid-19.

Masker scuba dan buff kini tak direkomendasikan karena dianggap tak mampu mencegah masuknya virus.

Masker berbahan kain menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan masyarakat, di saat masker medis diprioritaskan bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis.

Pada 16 September 2020, SNI yang disusun Kemenperin tersebut telah mendapatkan penetapan Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil - Masker dari kain melalui Keputusan Kepala BSN Nomor No.408/KEP/BSN/9/2020.

Dalam SNI 8914:2020, masker dari kain diklasifikasikan dalam tiga tipe, yaitu

1. Tipe A untuk penggunaan umum

Minimal dua lapis

15-65 cm3/cm2/detik

Daya serap sebesar ≤ 60 detik

Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/kg
Ketahanan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan basa, serta saliva.

2. Tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri

Minimal dua lapis

Daya serap sebesar ≤ 60 detik

Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/kg

Lulus uji efisiensi filtrasi bakteri (ambang batas ≥ 60 %)

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved