Breaking News:

Pengantin Baru Sebelum Tewas Kecelakaan, Sempat Nangis Minta Maaf ke Ibunda & Minta Dibacakan Yasin

Permintaan Denu Aldino (24) kepada ibundanya pada Kamis (1/10/2020) malam dilaksanakan pihak keluarga dengan tangisan kesedihan.

Tribun Sumsel/Ika Anggraeni
Sebuah mobil Daihatsu Grandmax warna hitam B 2029 SZP ditabrak kereta api (KA) Serelo tujuan Lubuklinggau, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, MUARA ENIM - Permintaan Denu Aldino (24) kepada ibundanya pada Kamis (1/10/2020) malam dilaksanakan pihak keluarga dengan tangisan kesedihan.

Denu adalah pengantin baru yang baru saja tinggal berpisah dengan orangtuanya karena ingin hidup mandiri dengan sang istri.

Pada Kamis malam, Denu datang ke rumah orangtuanya di Jalan Letnan Munandar, Kelurahan Talang Jawa, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Di rumah orangtuanya dan terutama kepada ibundanya, tingkah laku Denu tak seperti biasanya.

Kepada ibundanya, Denu meminta maaf sambil menangis dan memeluk dengan begitu erat.

"Ibunya sangat heran, dia (Denu) tidak pernah seperti itu sebelumnya," ujar Evan (27) teman kerja Denu ditemui Tribunsumsel.com di RS HM Rabain Muaraenim, Jumat (2/10/2020).

Tak hanya itu, Evan menyebut kalau Denu juga meminta ibunya untuk membacakan Yasin di rumahnya.

Ucapan Denu itu pun dilaksanakan pihak keluarga karena sehari kemudian, Denu tewas dalam kecelakaan di perlintasan kereta api di km 397+6, Jalan Ak Gani Rt 03, Rw 02 Kelurahan tungkal, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Jumat (2/10/2020) sekitar pukul 12.30.

Mobil Daihatsu Granmax hitam yang dikendarainya dihantam kereta yang melintas.

"Bulan Juni kemarin dia (Denu) menikah dan dia ini baru pisah rumah dengan orangtuanya karena mau belajar hidup mandiri," ucap Evan.

Halaman
1234
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved