Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Selama Pengetatan PSBB, Ada 40 Zona Merah Covid-19 di DKI, Paling Banyak di Wilayah Ini

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2 atau pengetatan PSBB ternyata belum cukup ampuh menekan penyebaran Covid-19 di Jakarta

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2 atau pengetatan PSBB ternyata belum cukup ampuh menekan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Berdasarkan informasi dari situs tanggap Covid-19 milik Pemprov DKI (corona.jakarta.go.id), tercatat ada 40 RW yang masuk zona merah penyakit yang disebabkan oleh virus corona (SARS-CoV-2) tersebut.

Adapun jumlah kasus aktif yang ada di 40 RW zona merah penyebaran Covid-19 itu mencapai 2.147 kasus.

"Jumlah RW zona rawan 40, sedangkan kasus positif aktif 2.147 yang diisolasi di 110 lokasi karantina," demikian keterangan dalam situs tersebut dikutip TribunJakarta.com, Sabtu (3/10/2020).

PSBB Ketat, Jumlah Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon Menurun

Minta Perwal PSBB Depok Jadi Perda, Kang Emil: Pasal Tipiring Bisa Masuk

Kronologi Penyegelan Diskotek Top 10 : Nekat Beroperasi Saat PSBB, Kelurahan Merasa Kecolongan

Dari puluhan RW tersebut, zona merah paling banyak terdapat di wilayah Jakarta Pusat dengan jumlah mencapai 18 titik.

Kemudian, disusul Jakarta Selatan dengan jumlah 9 RW di peringkat kedua.

Jakarta Timur menempati posisi ketiga dengan jumlah 5 RW, Jakarta Barat di posisi empat dengan 4 RW,

Jakarta Utara 3 RW, dan terakhir Kepulauan Seribu 1 RW.

Berikut daftar 40 RW yang masuk zona merah tersebut : 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved