Kapolsek Gambir: Massa Aksi DPRD Dibubarkan karena Tidak Punya Izin Polisi

massa aksi dari Srikandi Pekat IB nekat berunjuk rasa di depan gedung DPRD DKI Jakarta, pada Senin (5/10/2020).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kapolsek Metro Gambir, AKBP Kade Budiyarta, saat ditemui di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kapolsek Metro Gambir, AKBP Kade Budiyarta, mengatakan massa aksi dari Srikandi Pekat IB nekat berunjuk rasa di depan gedung DPRD DKI Jakarta, pada Senin (5/10/2020).

Padahal, kata Budi, mereka tidak diizinkan Polda Metro Jaya.

"Setahu kami, awalnya unjuk rasa di Balai Kota. Jadi, mereka ada penyampaian (ke Polda Metro Jaya), tapi tidak diizinkan karena memang situasi masih PSBB," kata Budi, saat diwawancarai awak media, di lokasi, Senin (5/10/2020).

Massa aksi yang mengatasnamakan dari Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) menggeruduk kantor DPRD DKI Jakarta, Senin (5/10/2020) siang.
Massa aksi yang mengatasnamakan dari Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) menggeruduk kantor DPRD DKI Jakarta, Senin (5/10/2020) siang. (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

"Mereka izin pemberitahuan untuk melaksanakan aksi, tapi Polda tidak memberikan izin," lanjutnya.

Sebelumnya, kata Budi, polisi telah membubarkan massa aksi di depan Balai Kota.

"Di Balai Kota kami sudah bubarkan, malah lanjut ke DPRD," ucapnya.

"Nah, makanya itu kami kembali lagi untuk membubarkan," kata Budi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved