Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kasus Mereda, Tangerang Raya Kembali Masuk Zona Oranye Penyebaran Covid-19

Kawasan Tangerang Raya kembali masuk ke zona oranye penyebaran Covid-19 pada sebelumnya termasuk ke zona merah.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Swab Test secara gratis yang diberikan oleh BNI untuk 750 warga Tangerang Selatan dalam penyerahan Mobil Lab Bio Safety Level 2bdi Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Minggu (30/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kawasan Tangerang Raya kembali masuk ke zona oranye penyebaran Covid-19 pada sebelumnya termasuk ke zona merah.

Tangerang Raya sendiri terdiri dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Pencapaian tersebut setelah Pemerintah Provinsi Banten memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama satu bulan lamanya sampai akhir Oktober 2020.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan pembukaan rumah singgah Covid-19 di Hotel Yasmin berkontribusi kuat dalam penurunan penularan Covid-19 di wilayahnya.

"Saat ini kita masuk zona oranye, mungkin penurunan kasus sendiri terjadi di akhir September dan kapasitas ruang di Rumah Sakit meningkat," kata Hendra saat dihubungi, Selasa (6/10/2020).

Ia menyebutkan, hasil penelitian pihaknya kalau kemampuan kapasitas rumah sakit di Tangerang cukup memadai menampung pasien Covid-19.

Baik itu RSUD maupun RS swasta di bilangan Kabupaten Tangerang.

"Saat ini kondisi rumah singgah masih merawat pasien Orang Tanpa Gejala (OTG), yang sembuh langsung dipulangkan, adapula yang masuk," sambung Hendra.

Sebelumnya, pekan pertama dan kedua di bulan September 2020 terjadi lonjakan kasus OTG di Kabupaten Tangerang.

Mengaku Tak Menguasai Materi UU Cipta Kerja, Benyamin Davnie Enggan Beri Komentar

Cerita Pedagang Bunga Rawajati: Dulu Jarang Tidur Sekarang Banyak Nganggur

Namun, pada pekan ketiga dan keempat September 2020, tren kasus mulai menurun berkat berbagai kegiatan seperti Operasi Yustisi dan pengetatan dalam PSBB di wilayah Kabupaten Tangerang.

Sementara hingga tanggal 6 Oktober 2020 angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang untuk suspek dirawat berjumlah 48 orang dengan jumlah kasus total terkonfirmasi sampai 1.869 orang.

Lalu, konfirmasi dirawat 102 orang, konfirmasi isolasi 371 orang, konfirmasi sembuh 1.346 orang, dan konfirmasi meninggal 46 orang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved