Breaking News:

PAN Dukung Penertiban Aset Negara Rp 571,5 Triliun yang Dikelola Swasta

Dia menuturkan, ada aset BMN yang belum semuanya bisa disertifikasi oleh negara terhadap aset yang dimiliki.

Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) mengapresiasi kerja sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) untuk menertibkan Barang Milik Negara (BMN).

PAN mendukung pemerintah menertibkan aset-aset yang dimiliki negara.

"Tentu saya memberikan apresiasi karena aset yang sangat luar biasa yang nilainya Rp 571 triliun itu kontribusinya terhadap APBN gak seimbang dengan nilai yang ada, oleh karena itu saya minta Mensetneg untuk melakukan penertiban terhadap aset aset yang dimiliki," kata Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN, Guspardi Gaus kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).

Omnibus Law Cipta Kerja Disahkan, Pegawai Bisa Jadi Karyawan Kontrak Seumur Hidup

Menurutnya, masalah soal aset BMN tersebut ialah pertama masalah kepemilikan.

Kedua adalah penguasaan. Menurutnya, aset yang dimiliki negara belum tentu bisa dikuasai.

"Harusnya setelah dimiliki dikuasai (oleh negara) jadi kan aset itu nilainya luar biasa lebih dari Rp 571 triliun, aset ini kan sangat luar biasa jumlahnya," ucapnya.

Dia menuturkan, ada aset BMN yang belum semuanya bisa disertifikasi oleh negara terhadap aset yang dimiliki.

Oleh karena itu, perlu asas legalitas secara cepat dan terus menerus. 

"Sebab bagaimanapun tempat aset negara ini tempat tempat yang sangat strategis, oleh karena itu pertama dilakukan penataan dulu. Penataan GBK berapa, Taman Mini berapa jumlahnya, di Kemayoran berapa, setelah itu dilakukan asas legalitas," ujarnya.

Menurutnya, akan lebih gampang bila Setneg dan KPK melakukan koordinasi dengan Menteri ATR/Badan Pertanahan Nasional supaya segera dilakukan inventarisasi dan di sertifikasi.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved