Breaking News:

Pemprov DKI Jakarta Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Sekretaris Daerah, Berikut Tahapannya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka seleksi Sekretaris Daerah DKI Jakarta. Simak tahapan seleksi Sekda DKI Jakarta.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melantik Penjabat Sekretaris Daerah DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/10/2020).

Pelantikan dan pengambilan sumpah Penjabat Sekretaris Daerah ini berdasarkan pada Peraturan Presiden No. 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 91 Tahun 2019 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah.

Masa tugas Penjabat Sekretaris Daerah paling lama sampai dengan tiga bulan dan atau sampai dengan adanya hasil seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah yang diusulkan kepada Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri RI untuk diangkat menjadi Pejabat Definitif Sekretaris Daerah.

Kepala Badan Kepegawaian Provinsi DKI Jakarta, Chaidir, menjelaskan, dengan adanya aturan tersebut, maka istilah Pelaksana Tugas (Plt) khusus untuk Pejabat Definitif Sekretaris Daerah yang berhalangan tetap karena berhenti atau meninggal dunia, diganti dengan Penjabat Sekretaris Daerah.

Kemudian, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dalam hal ini Gubernur Provinsi DKI Jakarta, mengusulkan seorang Penjabat Sekretaris Daerah kepada Kementerian Dalam Negeri.

“Setelah Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan Surat Menteri Dalam Negeri No. 821/5423/SJ tanggal 30 September Hal persetujuan Penunjukan Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, maka PPK membuat Surat Keputusan Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah. Selanjutnya, Penjabat Sekretaris Daerah itu harus segera dilantik paling lambat 5 hari kerja sejak keputusan pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah ditetapkan,” terang Chaidir dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2020).

Lebih lanjut, Chaidir menerangkan, tugas dan kerja Penjabat Sekretaris Daerah beserta hak dan kewenangan maupun kewajibannya adalah sama dengan tugas pokok dan fungsi Pejabat Definitif Sekretaris Daerah dalam membantu Gubernur.

“Selain itu, Penjabat Sekretaris Daerah ini juga masih mengemban tugas pokok dan fungsinya sebagai pejabat yang definitif. Dalam hal ini yang bersangkutan sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.

Selanjutnya, untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah, maka Pemprov DKI Jakarta mengadakan seleksi terbuka tingkat nasional, mengacu pada UU ASN Tahun 2014 dan Permenpan Tahun 2014, serta PP Nomor 11 Tahun 2014 tentang Manajemen PNS, serta mengusulkan rekomendasi untuk seleksi terbuka ke KASN tentang seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah.

Pendaftaran Sudah Dibuka, Ternyata Begini Syarat dan Ketentuan Seleksi Jabatan Sekda DKI Jakarta

Mencari Sosok Sekda DKI Jakarta Pengganti Saefullah, Putra Betawi Asli Wajib Jadi Pertimbangan

Sesuai ketentuan yang berlaku, seleksi jabatan Sekretaris Daerah setingkat jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Eselon 1) dibuka secara Nasional.

Adapun tahapan seleksi terbuka untuk jabatan Pimpinan Tinggi Madya, dalam hal ini Sekretaris Daerah, sebagai berikut:

1. Pengumuman sekaligus pendaftaran seleksi terbuka: 1 – 15 Oktober 2020.
2. Seleksi administrasi: 2 – 17 Oktober 2020.
3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 20 Oktober 2020
4. Tes tertulis dan penulisan makalah: 22 – 23 Oktober 2020
5. Pengumuman hasil tes tulis: 27 Oktober 2020
6. Assessment kompetensi: 2 – 10 November 2020
7. Tes kesehatan: 5 – 6 November 2020
8. Pengumuman hasil kompetensi dan kesehatan: 13 November 2020
9. Wawancara: 16 – 20 November 2020
10. Pengumuman akhir: 23 November 2020

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved