Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dalam Sehari, Bus Sekolah DKI Bantu Antar Ratusan Pasien Positif Covid-19 ke RS Rujukan

Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS), Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Ali Murthado mengatakan dalam sehari jajarannya bisa mengevakuasi.

ISTIMEWA/Dokumentasi Dishub DKI Jakarta
Bus sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dikerahkan mengangkut pasien terkonfirmasi ke tempat isolasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DKI Jakarta membuat jumlah pasien yang dievakuasi ke rumah sakit rujukan dan tempat isolasi khusus melonjak.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS), Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Ali Murthado mengatakan dalam sehari jajarannya bisa mengevakuasi ratusan pasien.

"Sekarang rata-rata per harinya bisa evakuasi 110-200 pasien terkonfirmasi. Ini total untuk satu DKI Jakarta, untuk evakuasi kita siaga 24 jam," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (7/10/2020).

Sejak bulan Maret 2020 hingga kini tercatat sekitar 3.000 pasien Covid-19 sudah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit rujukan menggunakan bus sekolah.

Bus sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dikerahkan mengangkut pasien terkonfirmasi ke tempat isolasi.
Bus sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dikerahkan mengangkut pasien terkonfirmasi ke tempat isolasi. (ISTIMEWA/Dokumentasi Dishub DKI Jakarta)

UPAS Dishub DKI Jakarta sendiri baru saja menambah dua armada bus dan pengemudi khusus untuk evakuasi pasien terkonfirmasi.

"Ditambah karena beberapa waktu terakhir jumlah pasien terkonfirmasi yang dievakuasi bertambah. Total bus untuk evakuasi sekarang sebanyak 12 dengan 32 pengemudi," ujarnya.

Sebanyak lima bus kecil bisa mengevakuasi 15 pasien, sementara bus medium bisa mengevakuasi 20 penumpang dalam satu kali jalan.

Ali menuturkan semua unit dan pengemudi disiagakan di kantor UPAS, Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati.

Baru setelah mendapat permintaan evakuasi dari pihak Puskesmas unit dikerahkan ke lokasi penjemputan yang sudah ditentukan.

"SOP (standar operasional prosedur) dari sejak permintaan itu dua jam harus tiba di lokasi. Untuk pengemudi yang bertugas mengenakan alat perlindungan diri (APD) lengkap," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved