Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemprov DKI Tambah 2 Bus Sekolah untuk Evakuasi Pasien Terkonfirmasi Covid-19

UPAS Dishub DKI Jakarta menambah armada guna mengevakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19.

UPAS Dishub DKI Jakarta
Proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke RS rujukan menggunakan bus sekolah Pemprov DKI Jakarta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menambah armada guna mengevakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Kepala UPAS Dishub DKI Jakarta Ali Murthado mengatakan penambahan dilakukan karena jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 yang harus dirujuk ke RS beberapa waktu terakhir meningkat.

Baik pasien yang dirujuk ke RS karena menunjukkan gejala buruk terjangkit Covid-19 dan pasien yang rumahnya tak memungkinkan isolasi mandiri sehingga dievakuasi ke tempat isolasi khusus.

"Sebelumnya ada 10 unit, sekarang ditambah 2 jadi total ada 12 bus. Bus yang ditambah medium, tipe elf kapasitas tujuh penumpang," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (7/10/2020).

Kini total Bus Sekolah yang digunakan mengevakuasi pasien terkonfirmasi terdiri dari tujuh armada bus medium berkapasitas 20 penumpang.

Lalu lima bus ukuran elf yang mampu membawa tujuh penumpang, sementara total pengemudi khusus evakuasi pasien terkonfirmasi sebanyak 32.

Proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke RS rujukan menggunakan bus sekolah Pemprov DKI Jakarta
Proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke RS rujukan menggunakan bus sekolah Pemprov DKI Jakarta (UPAS Dishub DKI Jakarta)

"Dia bus ini baru ditambah, untuk pengemudi juga ditambah. Kita pilih yang masih muda, usia maksimal 40 tahun, riwayat kesehatan sehat, dan memiliki kemampuan mengemudi," ujarnya.

Ali menuturkan bus sekolah yang digunakan mengevakuasi pasien terkonfirmasi dimodifikasi guna memastikan keamanan pengemudi.

Selain tidak menggunakan AC, terdapat sekat antara penumpang dengan pengemudi untuk mencegah kontak langsung pasien dan sopir.

Detik-detik Perahu Nelayan Terbalik di Sungai, Mertua Berusaha Selamatkan Menantu yang Dibawa Buaya

Jadwal dan Bocoran Manga One Piece Chapter 992: Lindungi Monkey D Luffy, Sanji Bakal Hadapi King

Sekat juga bertujuan mengurangi beban psikologis pengemudi saat proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke RS rujukan yang ditentukan.

"Untuk evakuasi sendiri kita siaga 24 jam. Sementara untuk waktu evakuasi, lokasi penjemputan dan RS rujukan yang menentukan pihak Puskesmas. Setelah dapat permintaan baru kita evakuasi," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved